Laga Brentford kontra Arsenal berakhir imbang.
LONDON – Keunggulan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris terpangkas usai imbang melawan Brentford. Manajer Arsenal Mikel Arteta meminta timnya agar tetap tenang.
Laga Brentford kontra Arsenal dalam lanjutan Premier League digelar di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2) dini hari WIB. Arsenal unggul lebih dulu lewat gol Noni Madueke pada menit ke-61. Namun, keunggulan tim tamu hanya bertahan 10 menit setelah Keane Lewis-Potter mencetak gol balasan Brentford.
Hanya dapat satu angka, Arsenal kini mengumpulkan 57 poin. Namun, keunggulan mereka di puncak klasemen Liga Inggris terpangkas. Manchester City yang ada di urutan kedua kini hanya berjarak empat poin dari Arsenal. Sehari sebelumnya, The Citizens memetik kemenangan 3-0 atas Fulham.
“Itulah yang harus kami lakukan. Maksud saya, kami akan bersedia dan bersiap memenangi setiap pertandingan dan satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah fokus ke sana dan meningkatkan level secara kolektif dan individu agar lebih baik daripada lawan di setiap minggunya. Memang ini yang harus kami lakukan, itulah yang paling penting,” ujar Arteta di situs resmi klub.
Pertanyaan soal tekanan bertanding setelah City menang pun tak terelakan. Manajer Arteta membantah anggapan tersebut. “Saya kira kami main bagus juga beberapa kali setelah mereka musim ini dan kami juga pernah menang. Kami kurang hal-hal tertentu melawan mereka. Anda harus bertahan menghadapi situasi-situasi itu, bahkan lebih baik, mencegahnya. Anda tidak ingin memberi mereka peluang atau hanya berharap hal buruk terjadi. Kami tidak mengelola itu dengan cukup baik,” kata Arteta di situs resmi klub.
Di laga itu Arsenal yang bermain dominan dengan 60 persen ball possession kesulitan membongkar pertahanan Brentford. Hanya dua sepakan mengarah ke sasaran dibuat dari tujuh kali percobaan. Sementara Brentford justru menggila dengan 11 kali melepaskan tembakan, tiga on goal.
“Ini tempat yang sulit ditaklukkan, kami tahu itu. Sangat sulit mendominasi sepanjang laga karena mereka sangat bagus. Apa pun bisa terjadi dan sesuatu yang sangat buruk pun bisa terjadi. Anda harus bisa melalui itu. Itu bagian dari pertandingan. Kadang Anda kesulitan di awal dan kadang lawan memang bagus. Kami tahu betapa sulitnya laga ini dan Anda harus tampil sebaik mungkin di setiap laga serta butuh juga keberuntungan untuk mendapatkan tiga poin,” tutur Arteta.
Declan Rice mengingatkan bahwa hasil ini tidak buruk-buruk amat. “Ini mungkin poin berharga menjelang akhir. Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah terus fokus pada diri sendiri seperti yang telah dilakukan. Kami telah menjalani musim yang luar biasa, performa kami sangat mengagumkan,” kata Rice di situs resmi Arsenal.
Ia berharap hasil ini layak dijadikan pelajaran. “Jika Anda melihat jumlah pertandingan yang telah kami mainkan dan berapa banyak yang telah kami menangkan, kami hanya kalah tiga kali di semua kompetisi sepanjang musim. Jadi mari kita ambil sisi positifnya, terus maju, terus berjuang, terus bersatu. Semua orang dibutuhkan dalam perjalanan menuju akhir ini. Jalan masih panjang, tetapi kami tetap positif,” ujar Rice.
Sementara itu manajer Brenford Keith Andrews mengaku kecewa dengan hasil ini. “Kami tidak menang, tetapi saya pikir kami bermain sangat baik. Dalam sebagian besar aspek selama sebagian besar pertandingan melawan tim papan atas. Kami sebenarnya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” kata Andrews.
Ia menyebutkan timnya bermain cantik selama 30 menit terakhir dan terlihat sebagai tim yang paling mungkin mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. “Saya memberi kebebasan kepada para pemain untuk mengekspresikan diri dan bereaksi terhadap pergerakan satu sama lain. Saya ingin kami tidak terduga bagi lawan. Kami memulai babak kedua dengan brilian. Kami mencetak gol dan kemudian kami mengendalikan permainan, tetapi setelah itu permainan menjadi kacau,” katanya.***
