Berfoto bersama Gubernur Bali I Wayan Koster.
DENPASAR (LB)—Gubernur Bali I Wayan Koster menerima audiensi panitia daerah Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Barongsai 2025 di Rumah Dinas Gubernur, Jayasabha Denpasar. Audiensi ini menjadi bagian dari persiapan menuju Kejurnas yang akan digelar pada 22–24 November 2025 di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Kejurnas Barongsai di Bali. Dia menilai kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat diplomasi budaya dan promosi pariwisata Bali di kancah nasional maupun internasional.
Sudiarta Indrajaya, Penasehat Panitia menyampaikan terima kasih atas waktu dan dukungan Gubernur Bali. Dia juga memperkenalkan Ketua FOBI (Federasi Olahraga Barongsai Indonesia) Bali dan jajaran panitia yang hadir dalam audiensi.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan dukungan dari Gubernur Bali. Kejurnas Barongsai 2025 di Sanur nanti akan menjadi momentum penting, bukan hanya bagi atlet, tetapi juga bagi masyarakat Bali untuk menunjukkan semangat keluhuran budaya Bali dan sportivitas,” ujarnya.


“Kami ingin kegiatan ini berjalan profesional, inklusif, dan membawa dampak positif bagi pariwisata serta ekonomi kreatif Bali. FOBI Bali memberanikan diri menjadi tuan rumah dengan segala keterbatasan yang ada karena sebagai persiapan tahun depan Bali dipercaya sebagai tuan rumah Kejuaran Dunia Barongsai,” katanya.

Ketua Pengprov FOBI Bali Andra Jaya, menegaskan bahwa pihaknya berani mengambil tanggung jawab besar menjadi tuan rumah karena melihat manfaat yang luas bagi daerah.

“Bali dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Barongsai karena dinilai mampu menggabungkan nilai budaya dan pariwisata. Kami yakin kegiatan ini akan menjadi promosi besar bagi Bali sebagai destinasi sport tourism dunia,” tegasnya.
“Barongsai bukan sekadar olahraga, melainkan wujud harmoni dan disiplin budaya yang mempererat kebersamaan. Bali layak menjadi tuan rumah karena memiliki semangat yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Kami mohon dukungan Gubernur,” ujarnya.
Hadir Ketua Panitia Daerah Dewa Gede Ary Wirawan, Liem Surya Adinata, Penasehat Panitia, didampingi Kadisdikpora Ngurah Boy Jaya Wibawa. Turut mendampingi Ketua INTI Bali, Dr.Putu Agung Prianta, Ricky Argawa, Ketut Ismaya Putra, selaku Penasehat Panitia Kejurnas serta Ketum FKPEN Bali, AA Ngurah Bagus Agung,S.H.,M.H
Sebelumnya, panitia sudah melakukan audiensi dan mendapat sambutan hangat dari Ketua KONI Bali Oka Darmawan, DPD RI Dr. IB Rai Darmawijaya Mantra, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya,S.H, Konjen RRT di Denpasar Zhang Zhisheng, Ketua PHRI Bali Prof. Tjok. Oka Sukawati, Ketua LVRI Bali I Gusti Bagus Saputera,S.H, dan Sekwan DPRD Bali Gusti Ngurah Wiranata.
Audiensi diakhiri dengan penyerahan undangan resmi kepada Gubernur Bali untuk berkenan hadir pada upacara pembukaan Kejurnas Barongsai 2025.

Suasana hangat dan penuh optimisme mewarnai pertemuan yang menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan organisasi sosial.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kejurnas Barongsai 2025 di Prime Plaza Hotel Sanur, 22–24 November 2025, diharapkan bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga gerakan kebudayaan yang menegaskan Bali sebagai panggung harmoni dunia — tempat di mana budaya, sportivitas, dan pariwisata berpadu dalam semangat kebangsaan yang utuh. PP.SI
