Semarak lampion Imlek yang telah terpasang pada area Harmony Lantern Walk di trotoar depan Plaza Indonesia, Kamis (12/2).
JAKARTA (LB)- Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, mulai bersolek menjelang pelaksanaan Festival Imlek yang akan digelar pada 13–17 Februari 2026. Nuansa merah khas perayaan Tahun Baru Imlek kini mendominasi ruang publik di salah satu ikon Ibu Kota tersebut. Dari pantauan, Kamis (12/2), dari arah selatan Jalan Jenderal Sudirman, warna merah sudah tampak mencolok di sekitar Bundaran HI.
Hiasan bernuansa Imlek terlihat pada gapura, lampion, ornamen pohon plum, gantungan angpao, hingga deretan hiasan shio yang tersebar di kawasan itu.
Di sisi utara air mancur Tugu Selamat Datang, sebuah gapura merah telah berdiri megah. Gapura berbahan papan tersebut menggabungkan bentuk segi enam dengan dua lingkaran, dihiasi kertas merah, ornamen kuda berwarna merah, serta kertas emas di sisi kanan dan kiri. Pada bagian tengahnya tertera tulisan “Harmoni Imlek Nusantara.”
Tak jauh dari lokasi tersebut, halte Transjakarta Bundaran HI turut dipercantik. Di depan air mancur Tugu Selamat Datang, halte ini dihiasi bunga peony berwarna pink dan putih.
Sementara di lantai dua halte, lampion Imlek telah terpasang berjajar. Sejumlah pengunjung terlihat mengabadikan suasana Bundaran HI dari area tersebut.
Bergerak ke arah utara, tepatnya di trotoar menuju Plaza Indonesia, terpasang area bertajuk “Harmony Lantern Walk.” Area sepanjang sekitar 50 meter ini dipenuhi hiasan lampion Imlek, angpao, serta kuplet serba merah yang digantung di dahan pohon dan tiang-tiang sementara.
Para pekerja masih terlihat menambah hiasan di lokasi tersebut. Menurut keterangan mereka, pemasangan ornamen Imlek dan lampu-lampu akan terus dilakukan hingga menjelang 13 Februari 2026.
Keberadaan Harmony Lantern Walk menarik perhatian para pejalan kaki. Banyak di antara mereka yang berhenti sejenak untuk berfoto atau merekam video menggunakan ponsel.
Tak jauh dari situ, pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI juga telah dihiasi lampion merah.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Festival Imlek pada 13–17 Februari 2026 di sejumlah titik ibu kota, dengan Bundaran HI sebagai pusat kegiatan.
“Pada 13 sampai 17 Februari. Digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, menghadirkan instalasi cahaya yang seperti kita lihat, yang bernuansa Imlek. Kemudian yang luar biasa, juga ada pertunjukan seni budaya Tionghoa, Yang dinamakan Simfoni Imlek Jakarta Kolosal,” ucap Rano, Rabu (11/2).
Pertunjukan tersebut akan melibatkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa serta tarian selendang dendang, dengan durasi sekitar satu jam.
Selain itu, festival juga menghadirkan instalasi cahaya bertema Tahun Baru Imlek yang dapat dinikmati masyarakat pada malam hari. Rano memastikan tidak akan ada penutupan jalan selama kegiatan berlangsung. Seluruh ruas jalan di sekitar Bundaran HI tetap beroperasi seperti biasa. “Ini bagian dari Jakarta yang harus hidup. Jadi tidak ada penutupan jalan seperti car free day atau car free night,” ujarnya. *
