DPTR Kabupaten Bogor saat mengecek pembangunan perumahan Spring City milik PT Sentul City di Bojong Koneng, Babakan Madang, Jumat (13/2). Pemkab Bogor menghentikan sementara pembangunan pascabanjir Babakan Madang tersebut.
CIBINONG (LB)- Pascabanjir, pembangunan perumahan milik PT Sentul City Tbk, yakni Spring City di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang dihentikan sementara oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Bogor.
Seperti diketahui, pada Selasa (9/2) sore, satu unit mobil Toyota Avanza milik pekerja pembangunan perumahan mewah Sentul City terbawa derasnya bencana banjir.
Kabid Penataan Bangunan DPTR Kabupaten Bogor, Riza Juangsah Rahmat menuturkan, pembangunan perumahan dilarang, tetapi developer tetap diperbolehkan membangun drainase air.
“Untuk pembangunan rumah di Kawasan Cluster Spring City kami hentikan sementara karena dampak dari bencana banjir kemarin, tetapi untuk pembangunan drainase tetap boleh dilanjutkan,” tutur Riza Juangsah Rahmat kepada wartawan, Jumat (13/2).
Riza menerangkan selain melakukan penghentian sementara pembangunan perumahan, Pemkab Bogor akan melakukan evaluasi terhadap perizinan dan kekuatan lahan pembangunan perumahan yang beda di Kecamatan Babakan Madang tersebut.
“Kami akan kaji, apakah lahannya masih layak digunakan untuk sebagai perumahan,” terangnya.
Ia menjelaskan, kalau memang secara teknis clear and clean masih layak untuk perumahan, pihak pengembang pun bisa melanjutkan sesuai prosedur.
“Kami meminta pengembang perumahan untuk menyesuaikan terhadap situasi alam yang ada di lokasi perumahan,” jelasnya.
Direktur PT Sentul City Tbk, Jeyson Pribadi menyambut baik langkah DPTR atau Pemkab Bogor tersebut dengan sikap terbuka, kooperatif, dan penuh tanggung jawab.
PT Sentul City TBK pun memberikan akses penuh kepada tim Pemkab Bogor untuk melakukan peninjauan langsung di titik lokasi terdampak, termasuk area saluran air dan sistem drainase.
“Kami menerima pengawasan yang konstruktif dan berkomitmen penuh untuk mengikuti seluruh arahan Pemkab Bogor dan memastikan setiap langkah mitigasi dilaksanakan secara terukur, bertanggung jawab, serta sesuai regulasi yang berlaku. Keselamatan warga dan keberlanjutan lingkungan tetap menjadi prioritas utama kami.” sebut Jeyson Pribadi.
Ia menegaskan seluruh pengembangan kawasan Sentul City dilaksanakan dengan prinsip kepatuhan terhadap regulasi pemerintah serta pendekatan pembangunan berkelanjutan. “Pengembangan kawasan Sentul City dilaksanakan dengan prinsip kepatuhan, program penghijauan dan penguatan fungsi resapan air terus dijalankan, termasuk optimalisasi penanaman pohon pada lahan-lahan yang belum terbangun sebagai langkah mitigasi jangka panjang sehingga kejadian banjir kemarin tidak terjadi lagi,” tegasnya. *
