Bodo/Glimt Kembali Bikin Kejutan

Pemain Bodo/Glimt saat mengalahkan Sporting CP.

BODO – Klub Norwegia Bodo/Glimt melanjutkan kejutan pada ajang Liga Champions dengan  mengalahkan Sporting CP pada leg pertama babak 16 besar dengan skor 3-0 di Stadion Aspmyra, Bodo, Kamis (12/3) dinihari WIB. Tiga gol Bodo/Glimt dicetak oleh Sondre Brunstad Fet, Ole Didrik Blomberg dan Kasper Hogh.

Kemenangan ini membuat Bodo/Glimt selanjutnya hanya perlu mengemas hasil imbang ketika melakoni leg kedua di Stadion Jose Alvalade, Lisbon,  Rabu (18/3) dinihari WIB.

Di sisi lain, Sporting CP harus melalui ujian berat untuk bisa lolos ke babak perempat final dengan harus memenangkan leg kedua dengan minimal selisih empat gol di kandang sendiri.

Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen puas dengan performa anak asuhnya. Ia menyoroti kemampuan tim dalam memanfaatkan ruang yang diberikan lawan, terutama di babak pertama.

“Kami sangat senang. Saya menyukai cara kami bermain, terutama di babak pertama. Mereka memberi kami banyak ruang dan saya pikir kami memanfaatkannya dengan baik,” kata Knutsen kepada UEFA.

Knutsen menambahkan, timnya mampu menemukan ritme permainan dan memaksimalkan peran Patrick Berg dalam membangun serangan. “Kami menemukan Patrick Berg dan memiliki jumlah pemain lebih banyak saat menyerang di sepertiga akhir lapangan, jadi itu pertandingan yang bagus bagi kami,” ungkapnya.

Knutsen mengakui timnya Glimt sempat mengalami kesulitan di babak kedua. Permainan yang terlalu terbuka memberi peluang bagi Sporting untuk melancarkan serangan balik. “Pada babak kedua kami terlalu terbuka. Kami memberi terlalu banyak kesempatan serangan balik, jadi saya pikir kami sedikit lebih kesulitan pada periode itu,” jelasnya.

Sondre Brunstad Fet, yang dinobatkan sebagai Player of the Match, mengaku puas dengan penampilannya dan tim. “Rasanya sangat menyenangkan. Saya cukup puas dengan diri saya sendiri dan juga dengan penampilan tim,” kata Fet.

Fet juga mengakui pertandingan berjalan terbuka sehingga timnya bisa saja lebih mengontrol permainan. “Itu pertandingan yang cukup terbuka dan kami sebenarnya bisa mengendalikannya lebih baik. Tetapi saya merasa kami tampil bagus melawan tim yang kuat,” ujar pemain gelandang itu.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *