Bupati Bogor saat rapat evaluasi APBD Kabuparen Bogor, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa (1/7).
CIBINONG (LB)- Kinerja DPRD Kabupaten Bogor baik dalam pembentukan peraturan daerah (Perda), legislasi dan budgeting dipertanyakan oleh pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi.
Wakil rakyat, terutama Sastra Winara selaku Ketua DPRD Kabupaten Bogor, dianggap Yusfitriadi berada di bawah bayang-bayang Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Sinergitas sebuah keharusan, tetapi DPRD Kabupaten Bogor bukan malah menjadi bayang – bayang dan kehilangan kontrol terjasao kinerja eksekutif, mereka jangan lupa akan peran dalam tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi),” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Rabu (2/7).
Yusfitriadi menuturkan, walaupun dari 55 pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor, 50 di antaranya mengusung Bupati – Wabup Bogor, Rudy Susmanto – Jaro Ade.
Para legislator tersebut, tidak boleh melupakan Tupoksinya dengan memiliki perencanaan kerja yang jelas dan terukur.
“Kami menyoroti tidak ada rencana kerja, seperti berapa Perda yang akan dibentuk, lalu tidak ada pengawasan terhadap kinerja eksekutif dan tidak ada masalah atau kepentingan rakyat yang diperjuangkan oleh DPRD Kabupaten Bogor,” tutur ayah dua orang anak tersebut.
Ia melanjutkan, Lembaga Study Visi Nusantara Maju yang dipimpinnya pun akan melakukan survey kepuasan publik Bumi Tegar Beriman terhadap kinerja wakil rakyatnya.
Kinerja DPRD Kabupaten Bogor baik dalam pembentukan peraturan daerah (Perda), legislasi dan budgeting dipertanyakan oleh pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi.
“Kami akan melakukan survey kepuasan publik kinerja satu tahun DPRD Kabupaten Bogor, apapun hasil survey tersebut, tentunya menjadi kritik yang konstruktif atau membangun,” lanjut Kang Yus, sapaan akrabnya. gio
