Ronald Koeman dan Virgil van Dijk, berjuang untuk Timnas Belanda.
AMSTERDAM – Belanda tetap diperhitungkan di Piala Dunia 2026. Apalagi mereka terbilang sukses di Euro 2024. Pelatih Belanda Ronald Koeman percaya dengan kans timnya, tapi juga realistis.
Koeman mengantar De Oranje menembus semifinal Piala Eropa pada dua tahun silam. Itu adalah pencapaian terbaik Belanda di turnamen utama, sejak finis ketiga di Piala Dunia 2014 di Brasil.
Ditambah, Belanda sedang onfire. Virgil van Dijk dan kolega tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhirnya di semua ajang, dengan tujuh kemenangan.
Belanda tergabung di Grup F Piala Dunia 2026 bersama Jepang, Swedia dan Tunisia. Koeman menolak memasang target tertentu pada Belanda.
“Di turnamen yang terakhir, kami kehilangan banyak pemain karena cedera. Tampaknya sekarang kami akan memiliki semua pemain yang sepenuhnya fit, jadi itu perbedaannya. Namun, apakah kami benar-benar lebih baik itu adalah sesuatu yang harus kami buktikan. Anda tidak akan pernah memprediksi dengan tepat. Jika Anda mengatakan kami akan jadi juara dunia, orang-orang bertanya apa dasarnya. Jika Anda bilang Anda bukan kandidat juara, orang-orang bilang Anda enggak percaya diri,” ujar Koeman dikutip Reuters.
Mantan pelatih Ajax, PSV dan Barcelona ini mengaku percaya diri timnya mampu melaju jauh. “Saya punya kepercayaan diri yang sangat besar dengan skuad ini, tapi memang ada negara-negara lain yang punya banyak kualitas juga. Anda harus mengakuinya dan realistis tentang itu. Namun, bukan berarti saya tidak percaya kami bisa melaju jauh. Saya sepenuhnya percaya,” ujarnya.
Koeman masih menaruh kepercayaan besar kepada kapten tim Virgil van Dijk. Bek senior itu disebut sebagai sosok pemimpin ideal yang dibutuhkan setiap pelatih. “Dia adalah kapten yang diinginkan semua pelatih. Kepribadiannya luar biasa dan punya pengalaman besar,” kata Koeman.
Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir Van Dijk tampil di panggung terbesar sepak bola dunia. Bek berusia 35 tahun saat turnamen berlangsung itu diproyeksikan tetap menjadi figur sentral yang memimpin generasi baru Belanda.
Koeman sendiri memahami pentingnya kepemimpinan di Piala Dunia. Saat menjadi kapten Belanda pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, ia membawa tim mencapai perempat final sebelum disingkirkan Brasil dalam laga dramatis.
Baginya, Piala Dunia tetap menjadi panggung terbesar bagi seorang pesepak bola. “Ini adalah turnamen yang ditunggu seluruh dunia dan panggung terbesar untuk seorang pemain,” kata Koeman
Van Dijk sendiri memiliki kepercayaan diri tinggi. Dia yakin De Oranje memiliki modal bagus untuk sukses di pesta bola sejagat. “Kami membawa pengalaman dari final terakhir yang kami mainkan, baik secara pribadi maupun untuk tim. Dan mudah-mudahan kami bisa melakukan sesuatu dengan hal itu, untuk meraih kesuksesan,” kata Van Dijk seperti dikabarkan oleh situs FIFA.
Ia meminta rekan-rekannya untuk menikmati laga per laga. “Di turnamen final, ini bukan hanya tentang siapa yang memiliki pemain-pemain terbaik. Ada beberapa faktor yang menentukan apakah kami akan sukses atau tidak. Jadi, kami akan memperjuangkannya, dan kami juga harus menikmatinya, karena ini adalah puncak dari segalanya, mewakili negara Anda di Piala Dunia. Kami benar-benar sangat menantikannya,” ujarnya.
Belanda akan menjalani laga berat melawan Jepang pada matchday 1 Piala Dunia 2026. Laga itu akan digelar di AT&T Stadium, Arlington, Texas, pada 15 Juni 2026 dini hari WIB.
Setelah itu, Belanda akan melawan Swedia pada laga kedua. Tunisia yang akan menjadi lawan terakhir tim asuhan Ronald Koeman pada laga pamungkas Grup F.
Koeman telah mengumumkan 26 pemain yang jadi skuad untuk Piala Dunia 2026. Skuad ini didominasi oleh para pemain dari Premier League.
Koeman memanggil sebanyak 15 pemain dari Premier League. Bahkan di posisi bertahan, tujuh dari delapan pemain yang dipanggil adalah pemain dari kompetisi tersebut.
Skuad lengkap Belanda untuk Piala Dunia 2026 adalah sebagai berikut.
Kiper: Bart Verbruggen (Brighton), Mark Flekken (Bayer Leverkusen), Robin Roefs (Sunderland).
Bek: Nathan Ake (Manchester City), Virgil van Dijk (Liverpool), Denzel Dumfries (Inter Milan), Jorrel Hato (Chelsea), Jan Paul van Hecke (Brighton & Hove Albion), Jurrien Timber (Arsenal), Micky van de Ven (Tottenham Hotspur), Mats Wieffer (Brighton & Hove Albion).
Gelandang: Ryan Gravenberch (Liverpool), Frenkie de Jong (Barcelona), Teun Koopmeiners (Juventus), Noah Lang (Galatasaray), Tijjani Reijnders (Manchester City), Marten de Roon (Atalanta), Guus Til (PSV), Quinten Timber (Marseille). Penyerang: Brian Brobbey (Sunderland), Memphis Depay (Corinthians), Cody Gakpo (Liverpool), Justin Kluivert (Bournemouth), Donyell Malen (AS Roma), Crysencio Summerville (West Ham United), Wout Weghorst (Ajax).***
