Barcelona Menang Secara Dramatis Melawan Levante

Selebrasi Ferran Torres usai mencetak gol ke gawang Levante.

BARCELONA – Barcelona menang secara dramatis di markas Levante. Sempat tertinggal dua gol, Barcelona kemudian bangkit dan menang 3-2 berkat gol bunuh diri di injury time.

Dalam laga pekan kedua LaLiga yang digelar di Estadio Ciudad de Valencia, Valencia, Minggu (24/8) dini hari WIB itu. Barcelona tertinggal 0-2 pada babak pertama. Ivan Romero membawa Levante memimpin pada menit ke-15. Penalti dari Jose Luis Morales lantas memberi tuan rumah keunggulan 2-0 saat turun minum.

Barcelona yang tertinggal 0-2 hanya butuh waktu empat menit untuk memperkecil skor menjadi 1-2 pada awal babak kedua. Umpan Lamine Yamal sukses dikonversi menjadi gol oleh Pedri.

Kebangkitan Barcelona semakin nyata karena gol kedua berhasil diciptakan hanya tiga menit berselang. Aktornya adalah Ferran Torres yang dengan tenang membobol gawang Levante untuk membuat skor imbang menjadi 2-2.

Barcelona tampil semakin dominan setelah mampu menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan.

Gol yang dinantikan tim Catalan tercipta pada masa injury time babak kedua. Umpan silang Lamine Yamal coba dihalau oleh pemain Levante, Unal Elgezabal tetapi bola justru masuk ke gawang sendiri.

Skor pun berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Barcelona atas Levante. Yamal dan kawan-kawan berhasil mempertahankan keunggulan ini sekaligus mengamankan tiga poin dari kandang lawan.

Menurut catatan yang dilansir Opta, Barcelona sebelumnya memenangi tiga pertandingan di mana mereka tertinggal dua gol pada musim lalu. Laga-laga itu antara lain melawan Atletico Madrid (4-2), Celta Vigo (4-3), dan Real Madrid (4-3).

Ferran Torres menyebut perubahan taktik dari Hansi Flick saat pergantian babak menjadi kunci kemenangan timnya. “(Flick) melakukan beberapa perubahan taktik (saat turun minum) karena posisi kami kurang pas. Dan, yang paling penting, dia bilang kalau kami harus menunjukkan karakter kami, gen juara yang kami punya. Kami tampil bagus dan efektif,” ujar Torres seperti dilansir ESPN.

Keputusan Flick menarik keluar Marcus Rashford digantikan Dani Olmo jadi kunci Barcelona comeback. Raphinha yang digeser ke kiri menggantikan Rashford mengubah serangan El Barca.

Masuknya Olmo membuat Raphinha yang sebelumnya bermain di belakang penyerang digeser ke sayap kiri. Pemain asal Brasil ini mengisi posisi dari Rashford. Raphinha memberi warna baru di sektor kiri penyerangan Barcelona.

Flick mengakui keputusannya menggeser Raphinha ke kiri sangat krusial untuk kemenangan Barcelona di laga ini. Meski begitu, ia tetap memuji Rashford yang sudah bekerja keras di posisi tersebut pada babak pertama.

“Marcus memiliki beberapa peluang di babak pertama dan menunjukkan bahwa ia dapat membantu kami. Di babak kedua, kami perlu melakukan perubahan dan kami menempatkan Raphinha di sayap. Saya pikir perubahan itu tepat. Gol pertama setelah jeda mengubah jalannya pertandingan,”  ujar Flick dikutip Marca.

Dengan kemenangan ini, Barcelona menjaga start sempurnanya di LaLiga. Blaugrana memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan enam poin dari dua pertandingan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *