Selebrasi Robert Lewandowski dan rekannya usai mencetak gol ke gawang Girona.
BARCELONA – Barcelona sukses menggebuk Girona dengan skor 4-1 di lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Montjuic, Minggu (30/3) malam WIB.
Blaugrana butuh lebih dari 40 menit untuk mengungguli Girona. Gol bunuh diri Ladislav Krejci memberi keunggulan kepada tim tuan rumah di menit-menit terakhir babak pertama,
Girona kemudian menyamakan skor melalui Arnaut Danjuma. Kemenangan Barcelona ditentukan oleh sepasang gol Robert Lewandowski dan satu gol dari pemain pengganti Ferran Torres.
Dengan demikian, Barcelona mantap di puncak klasemen Liga Spanyol setelah mengumpulkan 66 poin dari 29 pertandingan. Blaugrana unggul tiga poin dari Madrid (2) dan sembilan poin dari Atletico Madrid (3). Girona di peringkat 13 dengan perolehan 34 poin.
Barcelona kian tajam dan ganas musim ini dengan torehan 139 gol dari 45 pertandingan. Pelatih Blaugrana, Hansi Flick, menginginkan para pemainnya terus menerus mencetak gol.
“Yang saya suka adalah pemain saya selalu menginginkan lebih, mereka selalu ingin mencetak gol. Sikap, mentalitas sangat bagus. Semua orang menyukainya. Semua orang ingin melihat lebih banyak gol. Semua orang senang. Bagi saya, yang terpenting adalah tiga poin. Saya senang dengan permainan ini. Pertahanan sangat bagus, dan pergantian pemain sangat positif,” kata Flick dilansir dari Marca.
Lewandowski mencapai musim terbaiknya di LaLiga. Ia kini membayangi Mohamed Salah dalam persaingan Sepatu Emas Eropa. Superstar sepakbola Polandia itu berarti sudah mengemas 25 gol dalam 28 penampilan.
Jumlah gol tersebut melampaui rekor gol Lewandowski di kompetisi ini saat membukukan 23 gol di musim debutnya. Statistik mantan bomber Borussia Dortmund dan Bayern Munich itu masih mungkin kian mengilap mengingat masih ada sembilan pertandingan sisa.
Lewandowski masih memimpin daftar top skor Liga Spanyol 2024/2025, mengungguli pesaing terdekatnya Kylian Mbappe (Real Madrid) yang mencetak 22 gol.
“Saya tahu banyak orang membicarakan tentang usiaku, tapi saya selalu mengatakan bahwa saya sudah bekerja sejak aku berusia 21 atau 22 tahun agar bisa bermain lebih lama di level tertinggi. Dan jika Anda melihat statistiknya, tak ada perbedaan di antara sekarang dan beberapa tahun lalu. Namun, yang penting adalah tim. Jika kami fokus seperti hari ini, kami berbahaya dan kami bisa menikmati sepakbola kami di akhir musim ini,” ucap striker berusia 36 tahun ini dikutip AS.***
