Bandung Zoo akan segera memasuki era baru pengelolaan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga.
BANDUNG (LB)- Bandung Zoo akan segera memasuki era baru pengelolaan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga melalui kegiatan market sounding yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (13/4).
Langkah tersebut, dipandang sebagai upaya serius untuk menghadirkan tata kelola kebun binatang yang lebih profesional, terintegrasi dan berkelanjutan.
Pelaksana tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung, Agus Slamet Firdaus mengatakan, pembenahan Bandung Zoo tidak bisa dilakukan setengah-setengah.
“Kami ingin Bandung Zoo menjadi kebun binatang yang benar-benar dikelola secara profesional. Bukan hanya tempat melihat satwa. Tetapi juga pusat edukasi, konservasi dan rekreasi yang memberi pengalaman berkualitas bagi masyarakat,” kata Agus Slamet Firdaus, Jumat (10/4).
Dia menjelaskan, skema kerja sama yang ditawarkan mencakup berbagai aspek. Pihaknya membuka ruang bagi mitra untuk mengelola kawasan ruang terbuka hijau yang terintegrasi, membangun fasilitas edukasi dan sarana rekreasi.
“Dengan begitu, kebun binatang ini bisa menjadi destinasi yang menyenangkan sekaligus mendidik,” ucapnya.
Market sounding tersebut, diharapkannya menjadi wadah bagi lembaga konservasi berbadan hukum untuk menyampaikan minat dan memberikan masukan terkait pengelolaan Bandung Zoo.
“Kami ingin menjaring mitra yang benar-benar memiliki kompetensi dan komitmen. Prosesnya akan dilakukan secara transparan, kompetitif dan sesuai regulasi,” ujar dia.
Selain itu menurut Agus, Pemkot Bandung menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat mengingat pengelolaan satwa dilindungi berada dalam kewenangan nasional.
“Keterlibatan pemerintah pusat tetap menjadi perhatian utama. Kami ingin memastikan, semua aspek pengelolaan satwa sesuai aturan dan standar nasional,” jelasnya.
Dengan langkah itu, pihaknya berharap Bandung Zoo dapat bertransformasi menjadi ikon baru kota. Transformasi tersebut, tidak hanya menyentuh kesejahteraan satwa. Tetapi juga peningkatan kualitas layanan publik. “Harapan kami, Bandung Zoo bisa menjadi destinasi kebanggaan warga Kota Bandung. Sekaligus menarik minat investor, maupun lembaga konservasi yang berkomitmen terhadap satwa dan lingkungan,” tandas dia. *
