Bagnaia Gagal Penuhi Ekspektasi

Francesco Bagnaia, Pebalap Ducati.

SEPANG – Francesco Bagnaia menjalani musim terburuknya bersama Ducati di MotoGP. Bagnaia menyebut   kehebatan Marc Marquez kian melemahkan dirinya.

Sama-sama menunggangi GP25, kedua rider pabrikan Ducati itu mendapatkan hasil yang berbeda. Marquez memenangi 11 dari 18 balapan grand prix dan naik podium empat kali.

Dominasi tersebut telah memastikan balap motor Spanyol ini meraih titel juara MotoGP ketujuh, atau yang kesembilan secara keseluruhan menyamai rekor gelar juara rider legendaris, Valentino Rossi.

Sementara Bagnaia justru terpuruk. Bagnaia baru dua kali memenangi balapan grand prix, dan nol poin di tiga dari empat seri terakhir MotoGP 2025. Bagnaia bahkan terancam gagal finis tiga besar, setelah disalip Marco Bezzecchi (Aprilia) di papan klasemen.

Bagnaia mengaku frustrasi karena gagal memenuhi ekspektasi di sepanjang musim ini. Sukses yang didapat Marquez, diakui Bagnaia, memperburuk keterpurukannya.

“Sayamenyadari potensiku sepanjang musim, dan karena tidak mampu menunjukkannya, saya telah mendorong diriku hingga batas mental. Namun, kekuatan yang saya dapatkan entah dari mana, itulah alasan saya ada di sini. Ketika Anda punya seorang rekan setim yang melakukan apa yang telah dilakukan Marc, dia ada di samping Anda memakai motor yang sama dengan Anda, ini sulit. Sulit melihat potensi Anda, dan melihat apa yang Anda bisa lakukan di luar garasi,”  kata juara dunia tiga kali itu kepada DAZN.

Balapan selanjutnya berlangsung  di Sirkuit Sepang,  Malaysia yang berlangsung mulai Jumat (24/10) hingga Minggu (26/10). Patut diunggu aksi Bagnaia di ajang nanti.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *