Azwar Anas: Jalan Alternatif Rancabungur-Leuwiliang Bisa Genjot Investasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Azwar Anas.

CIBINONG (LB)- Rencana Pemkab Bogor membangun jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang mendapat sambutan positif dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Azwar Anas.

Azwar Anas adalah anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) IV. Karena itu, dia bersentuhan dengan warga di sekitar jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang yang direncanakan itu.

Azwar Anas menyebutkan rencana pembangunan jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang diharapkan bisa meningkatkan laju ekonomi masyarakat sekitar.

“Semoga, nanti laju ekonomi akan tumbuh lebih kuat dan menarik investor untuk berinvestasi di wilayah barat Kabupaten Bogor,” harapnya.

Azwar Anas pun mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor agar tidak lagi membudayakan molor atau bahkan mangkrak dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan, jembatan, tanggul penahan tanah, irigasi dan lainnya.

“Proyek pembangunan jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang harus tepat waktu, tepat spesifikasi, dan tepat fungsi,” tukas politisi Partai Nasdem tersebut.

Proyek pembangunan jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang bakal segera dilaksanakan oleh Pemkab Bogor. Anggaran sebesar Rp50 miliar pun disiapkan.

Mayoritas dari anggaran Rp50 miliar itu, akan digunakan untuk pembebasan lahan, yakni sebesar Rp40 miliar. Sedangkan Rp10 miliar lainnya untuk pembukaan jalan Rancabungur-Leuwiliang.

Pembangunan jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang tersebut untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Dramaga yang dikeluhkan oleh masyarakat wilayah barat Kabupaten Bogor.

“Saya sudah meninjau bakal lokasi jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang. Bupati-Wabup Bogor berkomitmen untuk membangun ruas jalan tersebut demi mengurai kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Dramaga,” ucap Wabup Bogor Jaro Ade kepada wartawan, Kamis (13/3).

Jaro Ade menerangkan pembangunan jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang bakal dituntaskan walaupun tidak satu tahun anggaran. Artinya, bakal diselesaikan dengan anggaran tahun jamak.

“Pasti akan dituntaskan pembangunan jalan alternatif Rancabungur-Leuwiliang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga harus menyerap anggarannya dengan baik,” terang Jaro Ade. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *