Askrindo Bukukan Laba Rp687,4 Miliar 

JAKARTA – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), membukukan laba setelah pajak sebesar Rp687,4 miliar hingga kuartal III-2025.

“Realisasi laba standalone ini tumbuh signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya atau year-on-year (yoy) sebesar 591,6 persen,” kata Direktur Utama Askrindo M Fankar Umran dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/11).

Fankar menjelaskan, kontributor utama terhadap pertumbuhan laba bersih adalah penerapan prudential underwriting yang memadai, dengan realisasi Rp838,8 miliar dan tumbuh sebesar 172,1 persen (yoy).

Selanjutnya, sejalan dengan strategi diversifikasi portfolio bisnis, total premi pada bisnis suretyship dan asuransi umum tercatat sebesar Rp609 miliar dan tumbuh sebesar 15 persen (yoy).

“Peningkatan premi suretyship terjadi pada new dan existing business BUMN dan bisnis asuransi umum yang berasal dari perusahaan swasta dan BUMN,” ujar Fankar.

Pendapatan premi Askrindo juga diperoleh dari program pemerintah (KUR) sebesar Rp2,5 triliun atau 81 persen dari total premi sampai dengan September 2025.

Di sisi lain, Direktur Keuangan Askrindo, Leonardo Henry Gavaza, menambahkan Askrindo juga melakukan optimalisasi penempatan pada instrumen obligasi.

“Hasil dari pengelolaan aset investasi, sampai dengan September 2025 Askrindo mencatat realisasi hasil investasi sebesar Rp571,7 miliar atau tumbuh 13 persen (yoy),” tambah Leo.

Askrindo juga menjadi salah satu perusahaan asuransi yang masuk dalam kategori Kelompok Perusahaan Perasuransian Berdasarkan Ekuitas (KPPE) 2 dengan Risk Based Capital (RBC) sebesar 372,3 persen.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *