Pemain Arsenal saat mengalahkan Port Vale.
STOKE-ON-TRENT – Arsenal harus bekerja keras untuk mengalahkan Port Vale pada babak ketiga Carabao Cup di Vale Park, Kamis (25/9) dinihari WIB. The Gunners menang 2-0 melawan tim dari League One itu.
Eberechi Eze sudah membawa Arsenal memimpin di menit kedelapan. Dia mencetak gol setelah menerima umpan back heel Myles Lewis-Skelly.
Arsenal hampir menggandakan keunggulan Arsenal di menit ke-35. Eze melepaskan percobaan dari dalam kotak penalti, namun bola bisa diantisipasi kiper lawan.
Pada 45 menit kedua, Arsenal tidak bermain lebih baik. Walaupun banyak menekan, Meriam London kesulitan melepaskan percobaan ke arah gawang.
Arsenal baru bisa memperbesar keunggulan di menit ke-86. Leandro Trossard menuntaskan umpan panjang dari William Saliba dengan tembakan di tepi kotak penalti.
Di laga itu Arsenal juga kesulitan melepaskan percobaan ke gawang. “Mereka (Port Vale) menyulitkan. Pertandingan piala ini selalu sulit. Mereka bertahan dengan baik, tetapi tugas sudah selesai dan kami lolos ke babak berikutnya,” kata gelandang Arsenal, Christian Norgaard, kepada Sky Sports.
Laga ini sekaligus menjadi momen Mikel Arteta melakukan rotasi di Arsenal. Kepa Arrizabalaga mengisi posisi kiper ada pula kesempatan Norgaard tampil sebagai starter di Arsenal untuk pertama kalinya.
“Ketika Anda melihat susunan pemain inti kami di laga ini, ada banyak talenta di lapangan meskipun ada perubahan, dan kami membutuhkan itu untuk bersaing di semua lini. Senang bisa menjadi bagian dari ini,” kata Norgaard.
Arteta sendiri memuji permainan timnya. “Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, mencetak gol, dan menciptakan beberapa peluang emas di babak pertama tanpa kebobolan. Di babak kedua, kami memiliki beberapa momen di mana, dengan permainan langsung, kami kehilangan kendali dan dominasi, sesuatu yang seharusnya bisa kami tingkatkan,” kata Arteta.
Arsenal bertemua dengan Brighton & Hove Albion pada babak keempat Carabao Cup. Ini tentu bukan lawan mudah, terlebih sama-sama dari Premier League. “Sulit. Setidaknya kami bermain di kandang, jadi itu selalu hal yang positif. Tapi kami tahu mereka tim papan atas dan itu akan menjadi malam yang sulit,” tutur Arteta.
Di laga itu Bukayo Saka masih belum bermain penuh untuk Arsenal. Arteta menegaskan masih membatasi menit bermain pesepakbola 24 tahun itu.
Saka memang menjadi starter. Ia mendapat kesempatan bermain selama 63 menit. Setelah itu, dia digantikan oleh Max Dowman.
Sejak musim lalu, Saka sering mengalami masalah pada kakinya. Dia cedera paha pada Oktober 2024, setelah itu absen lama karena cedera hamstring. Karena alasan itu, Arteta menegaskan bahwa dirinya akan mengatur menit bermain Saka. Juru taktik asal Spanyol itu tak mau kembali kehilangan Saka lama-lama.
“Kami ingin memainkan dia maksimal selama 60 menit dan dia baru saja pulih lagi dari cedera berat dan kami harus mengelola menit bermainnya,” kata Arteta di BBC.
Bersama Arsenal musim lalu, Saka menjadi salah satu andalan di lini depan. Dia mencatatkan 12 gol dan 14 assist dalam 37 pertandingan di semua ajang.***
