Selebrasi Julian Alvarez usai mencetak gol ke gawang Rayo Vallecano.
MADRID – Atletico Madrid mengalahkan Rayo Vallecano dengan skor 3-2 dalam lanjutan LaLiga di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (25/9) dini hari WIB. Tambahan tiga poin ini mengukuhkan Atletico Madrid tetap bersaing di papan atas klasemen.
Los Colchoneros tampil agresif sejak awal. Ancaman pertama datang di menit ke-11 lewat sepakan Antoine Griezmann dari sudut sempit, namun masih bisa diamankan kiper Vallecano.
Empat menit kemudian, Atletico membuka keunggulan. Marcos Llorente mengirimkan umpan matang yang dituntaskan Julian Alvarez. Namun Rayo Vallecano menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama lewat Pep Chavarria setelah menerima assist dari Unai Lopez..
Tim tamu bahkan sempat mengejutkan publik tuan rumah pada menit ke-77. Alvaro García mencetak gol untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1 bagi Vallecano.
Namun, Atletico langsung bangkit. Hanya tiga menit berselang, Alvarez mencetak gol keduanya lewat sepakan rebound yang membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Pemain asal Argentina itu akhirnya memastikan kemenangan Atletico pada menit ke-88. Sepakannya dari luar kotak penalti tak mampu dihentikan kiper Vallecano, sekaligus melengkapi hat-trick spektakuler.
Trigol yang melegakan Alvarez setelah jadi sorotan sejak awal musim ini karena baru bikin satu gol. Padahal dia adalah top scorer musim lalu dengan 29 gol di seluruh ajang.
Namun Alvarez tidak peduli dengan kritik yang ada karena yakin dengan kemampuannya. Apalagi musim lalu pun sama, Alvarez baru bisa bikin gol di pekan kelima.
“Orang-orang di media sosial selalu bilang itu (Alvarez mengeluh karena selalu diganti), tapi itu lebih karena hal-hal di luar lapangan ketimbang di dalam. Semuanya baik-baik saja. Saya tidak bilang seperti itu. Ada kata-kata lain, lebih kasar. Saya marah dengan diri sendiri karena bagaimana laga itu berjalan. Tapi hal-hal seperti itu kerap terjadi di media sosial saat ini,” ujar Alvarez seperti dikutip ESPN.***
