Arsenal Kehilangan Momentum Saat Lawan Wolves

Laga Arsenal kontra tuan rumah Wolverhampton Wanderers berakhir imbang.

LONDON – Arsenal gagal mengamankan tiga poin setelah bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Wolverhampton Wanderers (Wolves) pada pertandingan pekan ke-27 Liga Inggris 2025/26 di Stadion Molineux, Kamis (19/2) dini hari WIB. The Gunners kehilangan momentum.

Gol Bukayo Saka dan Piero Hincapie membuat Arsenal unggul. Wolves memperkecil ketertinggalan melalui gol Hugo Bueno sebelum The Gunners harus puas dipaksa imbang lewat gol bunuh diri Riccardo Calafiori saat injury time.

Hasil ini membuat Arsenal tetap berada di puncak klasemen dengan 58 poin.Sementara itu, Wolves masih tertahan di dasar klasemen dengan koleksi 10 poin.

ManajerArsenal Mikel Arteta tak menampik hasil seri kali ini mengecewakan. Terlebih, Meriam London kecolongan gol penyeimbang di menit-menit akhir pertandingan.

“Saya sangat kecewa, tentu saja, dengan hasilnya, dengan cara pertandingan berakhir. Namun menurut saya, kami harus menyalahkan diri sendiri atas performa di babak kedua. Kami tidak menunjukkan performa yang mendekati standar yang dibutuhkan di liga ini untuk menang, dengan selisih gol yang menurut saya seharusnya ada hari ini, terutama dengan cara kita bermain di babak pertama. Jadi ini adalah momen kekecewaan,”  kata Arteta dilansir dari Football London.

Arteta menilai Arsenal gagal mengendalikan jalannya pertandingan meski sempat unggul dua gol. Ia juga memberikan kredit kepada Wolves yang terus menekan hingga akhir laga. “Meski kami mencetak gol kedua, kami tidak pernah mendapatkan kendali dan dominasi permainan. Itu kenyataannya. Ini juga pujian untuk Wolves, tetapi kami memainkan peran besar dalam situasi tersebut,” kata Arteta.

 Arsenal puasa kemenangan dalam dua pertandingan terakhir di Liga Inggris. The Gunners dinilai sudah harus melakukan refleksi atas performa tim. “Sudah saatnya bagi kami untuk merenungkan beberapa performa terakhir dan segera memperbaiki masalah yang ada, sehingga kami dapat kembali memenangkan pertandingan, membangun tren positif, serta menciptakan momentum karena kami sedikit kehilangan hal itu saat ini,” kata Saka seperti dilansir BBC.

Ia meminta rekan-rekannya untuk kembali ke level permainan yang mereka miliki. “Saya hanya berpikir bahwa kami harus kembali ke level permainan kami yang sebenarnya. Jalankan hal-hal mendasar dengan benar dan kami memiliki kualitas yang lebih dari cukup dalam tim ini untuk memenangkan pertandingan, terutama pada laga-laga di mana kami kehilangan poin baru-baru ini. Kami perlu memperbaikinya dan itulah fokus utama kami sekarang,” kata pemain sayap Arsenal itu.

Ini jadi hasil seri kedua secara beruntun untuk Arsenal di Premier League. Sebelumnya, Meriam London imbang 1-1 melawan Brentford. “Kecewa, tidak banyak yang bisa dikatakan. Standar kami sangat turun dan kami dihukum. Hambar banget. Saya kecewa banget dengan hasil dan khususnya bagaimana kami main di babak kedua, jauh dari level yang kami pasang musim ini. Inilah saatnya kami memikirkan beberapa performa kami dan segera memperbaiki masalahnya jadi kami bisa kembali menang dan melaju dan membangun momentum karena sekarang kami sedikit kehilangan itu,” ujar Saka.

Sementara manajer Wolves, Rob Edwards bangga dengan kepercayaan diri yang ditunjukkan anak buahnya untuk mendapatkan poin yang tak terduga. “Senang rasanya mendapatkan gol peny equalizer di menit-menit akhir, terutama ketika kita tertinggal 0-2 melawan tim seperti itu. Kita melawan Arsenal, semua orang perlu memiliki perspektif yang lebih baik. Dalam 20-30 menit pertama, semuanya sesuai dengan ekspektasi kami,” kata Edwards

Ia menyebut, timnya tampil dengan penuh percaya diri. “Kami tetap fokus dalam pertandingan dan itu penting. Kami menunjukkan kepercayaan diri dan bermain dengan lebih banyak emosi. Untuk menunjukkan karakter dan kualitas, dan semua itu. Mungkin lebih mudah bagi para pemain untuk kehilangan kepercayaan diri, tetapi bukan itu masalahnya,” ujarnya.

Gelandang Wolverhampton Wanderers, Tom Edozie, mengaku sangat bahagia setelah ia mencatatkan debut impian  “Saat bermain sepak bola sebagai seorang anak, Anda memimpikan momen-momen seperti ini. Saya hanya bersyukur karena diberi kesempatan bermain di lapangan untuk pertama kalinya, dan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Semoga ini akan menjadi gol saya, tetapi ini tetaplah mimpi yang menjadi kenyataan,” kata Edozie dilansir dari laman resmi klub.

Ia mengatakan debut ini sangat berarti baginya. Ini sangat berarti bagi saya. Saya telah bermain sepak bola sepanjang hidup saya untuk momen ini. Saya telah berlatih keras sejak kecil, jadi mencetak gol di debut Premier League saya adalah perasaan yang tidak bisa saya gambarkan.  Melakukan debut adalah satu hal, dan mencetak gol di debut adalah hal lain. Sangat bersyukur, sangat Bahagia,” tandasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *