Sukacita pemain Arsenal saat mengalahkan Slavia Praha.
PRAHA – Arsenal terlalu tangguh bagi tuan rumah Slavia Praha pada laga lanjutan Liga Champions. Bermain di Eden Arena, Praha, Rabu (5/11) dinihari WIB The Gunners menang 3-0 lewat brace Mikel Merino dan penalti Bukayo Saka.
Kemenangan ini membawa Arsenal ke puncak klasemen dengan poin sempurna dari empat laga yaitu 12 angka. Sementara, Slavia di urutan ke-30. Mereka baru meraih dua poin
Mikel Merino benar-benar tajam saat dijadikan striker. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, pun begitu gembira. Ketajaman Merino sekali lagi membuktikan jitunya Arteta dalam mencari solusi saat tidak ada stok penyerang tengah.
Viktor Gyokeres ada satu-satu striker tengah Arsenal yang tersedia sejak awal musim 2025/2025. Pria asal Swedia itu kemudian cedera dan harus absen melawan Slavia.
“Senang sekali bisa memilikinya, saya selalu mengatakan hal yang sama. Keserbagunaannya di lapangan, hal-hal yang bisa ia lakukan, pola pikirnya, kepemimpinannya dan kepribadiannya. Saat ini kami kehilangan banyak pemain menyerang dan kami harus menemukan solusi yang berbeda, ia datang di Liga Champions dan mencetak dua gol,” kata Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.
Merino berposisi asli sebagai gelandang. Dia dicoba Arteta sebagai penyerang sejak musim lalu saat melawan Leicester City. Merino tampil 17 kali sebagai penyerang tengah. Dari posisi tersebut pemain asal Spanyol itu membuat delapan gol dan tiga assist.
Arsenal pun membuat clean sheet dalam delapan laga secara beruntun di semua ajang. Itu menyamai rekor klub yang dibuat 122 tahun lalu, dari April hingga Oktober 1903. Ketika itu Woolwich Arsenal tidak kebobolan satu gol pun dalam tiga pertandingan liga terakhir di musim 1902/03 dan lima pertandingan pertama pada musim 1903/04.***
