Laga Arsenal melawan Liverpool.
LONDON – Arsenal bermain imbang 0-0 melawan Liverpool pada lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Jumat (9/1) dini hari WIB. Pertandingan berjalan alot dan ketat sejak awal.
Hasil itu sekaligus memperpanjang puasa kemenangan manajer The Gunners Mikel Arteta atas Arne Slot.
Tuan rumah memang mencatatkan empat peluang on target, tapi nyaris tak ada yang benar-benar mengancam gawang Liverpool. Sementara Liverpool hanya punya satu kans berbahaya, namun hampir jadi gol, saat sepakan Conor Bradley membentur mistar gawang.
Hasil imbang ini niscaya terasa lebih merugikan buat Arsenal mengingat mereka datang dengan kesempatan memperlebar selisih. Kemenangan seharusnya membawa Meriam London membuka jarak hingga delapan poin dari Manchester City di posisi dua.
Tapi di lain sisi, memang Arsenal polesan Arteta selalu sulit meraih angka penuh dari Liverpool-nya Slot. Empat pertemuan, belum sekalipun mereka menang.
Ini jadi hasil seri ketiga dari duel Arteta kontra Slot. Sementara satu laga lainnya dimenangi Liverpool, yang terjadi awal musim ini kala Arsenal harus gigit jari di Anfield akibat tendangan bebas Dominik Szoboszlai.
Meski gagal menang dan memanfaatkan momentum tertahannya para rival, Arsenal tetap nyaman di pucuk klasemen Liga Inggris. Mereka mengoleksi 49 poin dari 21 laga, enam poin di depan Manchester City di urutan kedua.
Arteta mengakui timnya tak mampu menemukan momen ajaib untuk memecah kebuntuan. “Kami tahu bahwa marginnya sangat tipis. Saya rasa kami memiliki dua babak yang berbeda. Babak pertama, saat kami sangat mendominasi, menciptakan peluang besar dengan para pemain yang hampir berada di garis enam yard untuk menempel pemain lawan, dan kami tidak menemukan umpan yang pas untuk mencetak gol. Dan babak kedua sedikit lebih sulit,” ungkap Arteta dikutip BBC.
Arteta pun kecewa skuadnya kesulitan mengalahkan Liverpool. “Tentu kami kecewa karena ingin memenangkan pertandingan. Secara keseluruhan, dengan dominasi permainan dan peluang-peluang yang kami ciptakan pada babak pertama, seharusnya kami bisa keluar dengan posisi unggul,” ujar Arteta.
Sementara Arne Slot mengatakan timnya sebenarnya sudah bermain baik. “Satu-satunya kekurangan kami adalah membuat peluang. Tetapi melawan tim seperti Arsenal yang memiliki momentum hebat, maka performa seperti ini sudah cukup baik. Kami menguasai sampai 20 menit babak pertama, setelahnya mereka mencoba lebih maju. Di babak kedua, kami hampir mendominasi seluruh titik lapangan,” kata Slot dilansir dari BBC.
Gabriel Martinelli dikecam karena aksinya mendorong Conor Bradley. Setelah mendarat, bek Liverpool itu tampak kesakitan. Martinelli di dekatnya mendorong Bradley yang sedang tersungkur keluar lapangan, agar permainan bisa dilanjutkan.
Tapi aksinya itu tidak dipersoalkan Arne Slot. “Saya tidak mengenal betul Martinelli, tapi saya rasa dia pria yang baik. Apa yang dia lakukan, biasa terjadi di dalam sepakbola. Ada momen buang-buang waktu di akhir laga, kadang pemain pura-pura cedera, dan para pemain hanya ingin mencetak gol secepatnya. Saya yakin 100 persen, Martinelli tidak akan melakukan hal tersebut andai dia tahu Bradley sungguhan cedera,” jelasnya dilansir dari Mirror.
Situasi sempat memanas. Beberapa pemain Liverpool tidak terima, sampai Ibrahima Konate mendorong Martinelli. Kedua nama itu akhirnya diganjar kartu kuning oleh wasit. Lewat sosial media, Martinelli menjelaskan dirinya sudah minta maaf kepada Bradley. Martinelli tidak tahu kalau Bardley alami cedera serius.
“Kami sudah saling mengirim pesan, saya sudah meminta maaf kepadanya. Saya tidak tahu dia alami cedera serius saat itu. Saya benar-benar menyesali perbuatan saya, semoga Conor cepat kembali pulih,” ujarnya.***
