​Anggota DPR RI Komisi IX Arzeti Bilbina Bersama YPJI Dorong Perlindungan Wartawan Lewat BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTLB)-Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Arzeti Bilbina,  menggelar kegiatan sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan), di wilayah Jakarta Selatan, Senin (18/8).

Acara yang dihadiri oleh ratusan wartawan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam sekaligus memastikan perlindungan bagi insan pers yang kerap bekerja tanpa mengenal waktu dan rentan terhadap berbagai risiko pekerjaan.

Dalam sambutannya yang penuh empati, Arzeti secara lugas menyoroti urgensi perlindungan sosial bagi para jurnalis. 

“Teman-teman wartawan ini kerjanya bisa dikatakan 36 jam, tanpa batasan waktu. Tetapi siapa yang memikirkan kesehatan mereka? Karena itu saya mengajak semua pihak untuk mendorong wartawan ikut serta dalam BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, menekankan kondisi kerja wartawan yang unik dan penuh tantangan.

​Sebagai wujud komitmen nyata, Arzeti Bilbina bahkan menanggung iuran empat bulan pertama bagi wartawan yang baru mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Setelah itu, jangan lupa untuk dilanjutkan karena manfaatnya kembali untuk kita sendiri,” pesannya, mengingatkan akan pentingnya keberlanjutan kepesertaan.

Ia juga berbagi pengalaman pribadi yang menjadi bukti nyata manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Arzeti menceritakan bagaimana anggota keluarganya pernah mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia. Dalam situasi sulit tersebut, BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan penuh, mulai dari biaya pengobatan yang tak terduga hingga santunan yang diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan.

​”Kalau kita kecelakaan sampai membutuhkan kaki palsu yang harganya miliaran rupiah, BPJS Ketenagakerjaan tetap menanggungnya. Bahkan ada jaminan pendidikan anak dan santunan kematian sebesar Rp42 juta,” jelas Arzeti, merinci berbagai cakupan perlindungan yang sangat vital bagi pekerja dan keluarganya.

​Pada kesempatan yang sama, antusiasme wartawan sangat terlihat. Sebanyak 200 wartawan resmi didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, menandai langkah konkret menuju perlindungan jaminan sosial yang lebih baik. Penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis juga dilakukan, menjadi simbol dimulainya era baru perlindungan bagi para pewarta.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi inti sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Sesi ini membahas lebih jauh mengenai berbagai manfaat, mekanisme pendaftaran, serta mengapa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting, baik bagi pekerja media maupun masyarakat umum luas.

​Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para wartawan akan hak-hak mereka untuk mendapatkan perlindungan sosial, sekaligus mendorong lebih banyak pekerja media untuk bergabung demi masa depan yang lebih aman dan terjamin.tom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *