Akhiri Spekulasi, De Jong Perpanjang Kontrak di Barcelona  

Frenkie de Jong, Pemain Barcelona.

BARCELONA – Frenkie de Jong resmi meneken kontrak baru di Barcelona  hingga 2029. De Jong tidak pernah berpikir sedikit pun meninggalkan Los Cules.

Kepastian itu diumumkan Barcelona lewat situs resminya, Rabu (15/10) malam WIB. De Jong memperpanjang masa tinggalnya sampai 4 tahun ke depan.

Ini sekaligus mengakhiri rumor seputar masa depannya yang bergulir belakangan ini. Sebab, kontrak De Jong akan habis musim panas tahun depan.

Pembicaraan kontrak baru sempat mandek sekalipun dimulai sejak Maret lalu. Sebab, De Jong kabarnya menolak proposal kontrak baru di mana ada pemotongan gaji.

Gaji De Jong saat ini termasuk salah satu yang tertinggi, sekitar 360 ribu Euro per pekannya. Barcelona memang belum pulih dari krisis finansial yang mendera sejak era pandemi Covid-19.

Apalagi Barcelona masih berutang ke De Jong untuk mengembalikan sisa gajinya yang dipotong saat meneken kontrak terakhir tahun 2020.

Namun kondisi Barcelona membaik dan De Jong memutuskan bertahan. Ini karena De Jong sudah kadung cinta dengan klub Catalan itu. De Jong sendiri sudah tampil 267 kali dengan torehan 19 gol dan 24 assist.

“Seperti yang selalu saya bilang, saya selalu bermimpi untuk main di Barca. Kini saya sudah di sini, saya ingin melanjutkan mimpiku sejak kecil,” ujar De Jong di situs resmi klub.

Menurut laporan Capology, De Jong mendapat 76 juta Euro untuk empat tahun ke depan. Ini belum termasuk bonus sekitar 24,8 juga Euro.

Jika diperinci, maka De Jong mendapat bayaran kotor sekitar 365 ribu Euro per pekan, ditambah bonus sekitar 119 ribu Euro. Sehingga De Jong jadi pemain dengan gaji tertinggi di Barcelona yakni 486 ribu Euro atau hampir setengah juta euro per musim.

Naiknya gaji De Jong ini jadi kabar baik karena pertanda keuangan Barcelona mulai stabil. Tapi, De Jong membantah keras isu tersebut. “Saya tidak ingin katakan berapa gaji saya, tapi selalu saja ada yang memberitakan soal itu dan angkanya selalu berlebihan. Yang diberitakan tidak benar. Itu sudah mempengaruhi cara pandang soal saya karena mereka membaca berita bahwa saya jadi pemain dengan gaji tertinggi – itu salah kalian (media),” ujar De Jong di ESPN.

Sebelumnya  gelandang Barcelona ikut mengomentari rencana laga kontra Villarreal digelar di Hard Rock stadium, Miami, AS pada 20 Desember. Pemain asal Belanda itu tidak setuju. Menurutnya hal ini berdampak buruk untuk pemain. Padalah restu dari UEFA dan LaLiga sudah didapatkan untuk laga itu.

Setelahnya, LaLiga harus mengajukan permohonan kepada Federasi Sepakbola Amerika Serikat (U.S. Soccer) dan Concacaf untuk persetujuan akhir.

Meskipun secara finansial menggiurkan, tapi akan mengurangi prestise dari laga tersebut mengingat LaLiga harusnya digelar di Spanyol, bukan di negara lain.

De Jong menilai laga tersebut akan menguras fisik para pemain, karena harus terbang jauh ke AS di tengah jadwal padat.

“Saya tidak menyukainya. Saya bisa paham kalau klub butuh untuk finansial, mereka tentu akan mendapat pemasukan dari situ, dan mereka bisa memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia. Tapi, saya tidak setuju. Ini tidak bagus untuk pemain. Anda harus bepergian jauh. Tidak adil juga untuk kompetisi. Buat kami, ini seperti laga away di venue netral. Saya paham betul jika ada klub lain yang tidak senang dengan itu,” kata De Jong seperti dilansir ESPN.

Namun satu yang jelas, De Jong sudah nyaman bersama Barca dan tinggal berjuang untuk selalu memberikan kontribusi positif untuk klub.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *