JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sinyal bahwa satu perusahaan sektor hiburan (entertainment) akan melangsungkan aksi initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia, dengan potensi penghimpunan dana dalam jumlah yang besar.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyampaikan calon emiten itu bergerak di industri entertainment dan memiliki lini bisnis kebun binatang.
“Bukan Production House (PH), tapi itu terkait dengan secara riil dapat kita nikmati entertainment-nya. Artinya, kalau dari sisi, apa namanya kalau anak-anak ingin kita educate, ada kebun binatangnya. Itu kan relatif secara real bisa kita lihat,” kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5).
Nyoman menjelaskan, nilai penghimpunan dana melalui IPO oleh calon emiten sektor hiburan ini masuk kategori besar, dibandingkan perusahaan lain yang berada dalam pipeline IPO saat ini.
“Yang production house tentunya ada, tapi kalau kita bandingkan nilai emisi, yang ini tiga kali lipat,” ungkap Nyoman.
Adapun, spekulasi yang beredar di kalangan pelaku pasar, salah satu nama yang ramai dikaitkan dengan rencana IPO sektor hiburan tersebut adalah RANS Entertainment milik artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Perusahaan tersebut pun saat ini tengah mengembangkan bisnis kebun binatang di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Sebelumnya, pihak RANS sempat memaparkan rencana ekspansi bisnis, termasuk peluang menggelar IPO di pasar modal Indonesia.
“Kita sedang proses, mudah-mudahan RANS to the moon. Ini juga salah satu perlahan-lahan. Kita memperkenalkan partner-partner kita, ini baru sebagian, belum setengahnya. Jadi, targetnya kita mau IPO. Ya, sabar saja. Kita lagi memperkuat infrastrukturnya,” ujar President Commissioner RANS Entertainment Raffi Ahmad.
Hingga 30 April 2026, terdapat satu perusahaan yang telah melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia dengan total dana dihimpun sebesar Rp300 miliar.***
