Tanah Berceceran di Jalan Raya Tajur, DPRD Kota Bogor Siap Bertindak

Tanah yang berceceran di Jalan Raya Taju yang cukup membahayakan bagi pengendara motor.

BOGOR (LB)- Warga masyarakat harus berhati-hati apabila melintas di Jalan Raya Tajur tepatnya dari mulai Galaxy hingga Auto 2000 Sukasari. Pasalnya, banyak tanah yang tercecer di jalan raya karena kegiatan pembangunan pada lahan eks pabrik Muara Krakatau, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan. 

Hal ini membuat DPRD Kota Bogor meminta pembangun harus lebih memperhatikan dampak lingkungan dari pembangunan.

Salah satu pemotor yang melintas, Endin mengatakan, banyaknya tanah yang berceceran di jalan raya membuat motornya sedikit sulit dikendalikan ketika melintas di Jalan Raya Tajur tepatnya sebelum Coats Rejo Indonesia hingga ke Auto 2000 Sukasari.

“Ya, tadi melintas banyak tanah berceceran. Pengendara motor harus hati-hati. Kondisi ini cuaca panas, sudah cukup membahayakan, bagaimana saat kondisi hujan? Pemerintah harus bertindak ini,” ungkap Endin, kemarin.

Warga lainnya, pengendara mobil, Abdul mengaku khawatir dengan banyaknya ceceran tanah di jalan Raya Tajur, dirinya meminta aparatur wilayah untuk segera bertindak.

“Saya melintas dengan mobil, terasa banyak ceceran tanah. Bahaya untuk pengendara motor itu. Saya minta lurah dan camat menegur pihak yang tengah melakukan pembangunan. Harus bertanggungjawab itu, bersihkan tanahnya di jalan Raya Tajur,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat Solidaritas Indonesia Anggota DPRD Kota Bogor yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Subhan mengatakan apabila masyarakat terganggu dengan adanya proyek pembangunan yang menyebabkan tanah berceceran di Jalan Raya Tajur, bisa bersurat ke DPRD Kota Bogor.

“Ya, boleh masyarakat atensi kepada kami, nanti kami siap sidak kesana. Kami pertanyakan bagaimana bisa tanah itu berceceran di jalan Raya Tajur dan prosedurnya seperti apa. Memang kami belum memantau itu, masih ada yang lepas dari pengawasan kami. Itu tadi, kalau masyarakat resah, boleh berkirim surat ke DPRD Kota Bogor,” terang Subhan.

Subhan melanjutkan, respons cepat akan dilakukan Komisi III DPRD Kota Bogor seperti Mie Gacoan beberapa waktu lalu disidak. 

Terpisah, Camat Bogor Selatan, Irman Khaerudin mengatakan pihaknya segera menegur pihak yang tengah melakukan pembangunan tersebut. “Ya, siap. Nanti segera kami tegur. Terimakasih informasinya,” tegasnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *