Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun 2025 Kabupaten Bogor diketuk oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara.
CIBINONG (LB)- Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun 2025 Kabupaten Bogor diketuk oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.
Penyelerasan pun dilakukan oleh Pemkab Bogor, demi msnyesuaikan visi misi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
Wabup Bogor, Jaro Ade menuturkan, bahwa dinamika RAPBD-P Tahun 2025 dipengaruhi oleh berbagai kebijakan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 sampai 9 Tahun 2025.
“Kita harus optimalisasi belanja insfrastruktur, pertanian dan pangan, peningkatan layanan kesehatan, regulasi neraca komoditas, pengentasan kemiskinan, pembentukan koperasi merah putih dan lainnya, hingga kita harus menyesuaikan kebijakan pembangunan daerah,” tutur Jaro Ade kepada wartawan, kemarin.
Jaro Ade menerangkan, jajarannya tetap melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM), program makan bergizi gratis, pengentasan angka kemiskinan ekstrim, pengentasan bayi stunting, pemberdayaan UMKM, pengendalian inflasi dan swasembada pangan.
“Kami memfokuskan RAPBD-P Tahun 2025 ke sektor pendidikan, kesehatan, insfrastruktur, stabilitas harga pangan, penyediaan cadangan pangan dan program kerja yang mendukung kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa RAPD-P Tahun 2025 menjadi Rp12,1 triliun atau meningkat 6,04 persen dari target sebelumnya, yang bersumber dari dana transfer, pendapatan daerah lainnya yang sah sebesar Rp 700 miliar dan lainnya.
“Saat ini, masih terjadi defisit sebesar Rp 774 miliar. Kami pun menyikapinya dengan mencari tambahan pendapatan asli daerah serta upaya – upaya lainnya,” jelasnya.
Sastra Winara pun menyampaikan, bahwa bakal ada pencoretan program kerja dan akan dibahas lebih lanjut oleh jajarannya, yang disesuaikan skala prioritas pemerintah daerah. “Badan Anggaran (Banggar) DPRDKabupaten Bogor dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan membahas defisit, hingga ke angka nol dan seluruhnya beemanfaat untuk masyarakat,” ujar Sastra Winara. *
