Gerbang masuk pendakian Gunung Tambora dari jalur Doro Ncanga di Kabupaten Dompu.
MATARAM (LB)- Wakil Menteri Kehutanan, Sulaiman Umar mengatakan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah jantung konservasi bagi beragam jenis flora dan fauna penting.
“Tambora bukan sekadar gunung. Ia adalah jantung konservasi dan warisan sejarah dunia yang harus kita jaga bersama,” ujar Sulaiman, Senin (28/7).
Pada 22-25 Juli 2025, Sulaiman Umar melakukan serangkaian kunjungan kerja ke kawasan Balai Taman Nasional (TN) Tambora yang diawali dengan pembukaan Rapat Koordinasi Intelijen Kementerian Kehutanan.
Dia bersama Bupati Dompu Bambang Firdaus, meresmikan Sanctuary Rusa dan melepasliarkan seekor rusa timor betina ke habitat alami. Satwa tersebut diberi nama Bora sebagai simbol harapan terhadap kelestarian hutan dan perlindungan satwa.
Sulaiman juga menanam pohon klicung yang memiliki nama ilmiah Diospyros macrophylla sebagai bagian dari komitmen rehabilitasi ekosistem dan pelestarian flora lokal. Pohon itu merupakan tanaman khas Nusa Tenggara Barat.
Sebagai bentuk simbolik dukungan terhadap konservasi dari hulu hingga hilir, dia menapaki jalur pendakian offroad menuju Puncak Tambora setinggi 2.423 meter di atas permukaan laut.
Sulaiman menyerukan pentingnya kesadaran kolektif bagi semua pihak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan Gunung Tambora.
Slogan Zero Waste, Zero Accident bukan hanya sekadar pengucapan. Namun komitmen bersama dalam menjaga Tambora sebagai kawasan konservasi unggulan Indonesia. “Terlalu jauh jaraknya jika hanya untuk meninggalkan sampah atau membakar padang savana yang indah. Tambora adalah anugerah dan titipan generasi mendatang,” pungkasnya.
Gunung Tambora merupakan satu-satunya balai taman nasional terlengkap di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya/etnis, dunia bawah air, edukasi, jalur offroad, jalur sepeda gunung, air terjun, pendakian, hingga wisata sejarah. Gunung itu memiliki empat jalur pendakian utama meliputi Doro Ncanga dan Pancasila yang berada di wilayah Kabupaten Dompu, serta Piong dan Kawinda Toi yang terletak di Kabupaten Bima. Kawasan Taman Nasional Tambora memiliki dua wisata alam non-pendakian di wilayah Resort Kawinda To’i, Kabupaten Bima dan Sanctuary Rusa di wilayah Resort Doro Ncanga, Kabupaten Dompu. *
