JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik pada perdagangan Kamis (24/7) sore, mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global.
IHSG ditutup menguat 61,67 poin atau 0,83 persen ke posisi 7.530,90. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,36 poin atau 1,18 persen ke posisi 799,80.
Sepanjang Kamis, IHSG dibuka menguat, betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor keuangan yang naik sebesar 3,10 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 0,39 persen dan 0,35 persen.
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,74 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor energi yang masing-masing turun sebesar 0,62 persen dan 0,52 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu VERN, NICL, ARGO, FMII dan SMMA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni PANR, SHID, WIRG, KOKA dan VTNY.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.646.462 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,27 miliar lembar saham senilai Rp16,41 triliun. Sebanyak 302 saham naik, 308 saham menurun, dan 192 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 683,68 poin atau 1,66 persen ke 41.855,00, indeks Shanghai menguat 23,43 poin atau 0,65 persen ke 3.605,79, indeks indeks Hang Seng menguat 129,11 poin atau 0,51 persen ke 25.667,22, dan indeks Strait Times menguat 39,50 poin atau 0,91 persen ke 4.269,42.***
