Pelantikan PERKHIN Provinsi Kep. Babel, Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka dan Merawang periode 2025-2027.
BABEL (LB)—PERKHIN (Perempuan Khonghucu Indonesia) melakukan lawatan ke Kepulauan Babel (Bangka Belitung) Jumat (27/6/2025 – Minggu (29/6/2025).
Tujuan lawatan tersebut dalam rangka melantik pengurus PERKHIN Provinsi Kep. Bangka Belitung, Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka dan Merawang periode 2025-2027.
Ketua Umum PERKHIN Suryani menyebut Kepulauan Bangka Belitung merupakan provinsi ketujuh yang telah dilantik kepengurusannya menyusul Jambi, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Suryani berpesan agar perempuan Khonghucu (baca : PERKHIN) harus dapat berperan aktif terjun ke masyarakat untuk mendukung program pemerintah antara lain dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga serta pemberdayaan perempuan khususnya di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Dia juga berharap pengurus yang telah dilantik ini dapat bersinergi dengan MATAKIN Provinsi dalam menjalankan program-program PERKHIN agar capaian keberhasilannya jauh lebih luas dan berdampak bagi umat Khonghucu khususnya dan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Ketua Zl. Henry Kurniawan (Ketua MATAKIN Provinsi Bangka Belitung), Suhandi (Ketua MAKIN Merawang), Maryanto (Ketua MAKIN Pangkalpinang), Tjhie Muk Lim (Ketua MAKIN Benteng), Ws. Liu Se Fong (Ketua MAKIN Toboali), Js. Ngiat Hiung (Sekretaris MAKIN Trubus), Hendra (Sekretaris MAKIN Desa Jeruk), dan Budy Susanto (Sekretaris MAKIN Sungailiat).
Kunjungi SeTiAKIN
Selain melakukan pelantikan, rombongan PERKHIN juga berkesempatan mengunjungi proyek pembangunan Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Negeri (SeTiAKIN) di Tanjung Bunga, Pangkalpinang, Kep. Bangka Belitung.

Ketua MATAKIN Provinsi Bangka Belitung Zl. Henry Kurniawan yang menemani rombongan PERKHIN saat kunjungan proyek tersebut menyebut pembangunan tahap pertama ini telah dilakukan pada awal tahun 2024 lalu dengan melibatkan banyak pihak a.l Kementerian Agama, MATAKIN, Kemenko PMK, tanpa terkecuali PUPR dan Pemda Babel.

SeTiAKIN sendiri akan membuka dua program studi yaitu Pendidikan Agama Khonghucu dan Komunikasi Penyiaran Khonghucu, bahkan Kementerian Agama melalui Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa baru yang akan berkuliah disana.
Lebih lanjut Henry menjelaskan pendirian SeTiAKIN diharapkan akan menjawab kebutuhan dan tantangan umat dalam hal pendidikan dan keagamaan Khonghucu, yang mana kedepan SeTiAKIN dapat berevolusi, mampu berdaya saing global yang unggul sehingga akan menjadi salah satu universitas negeri Khonghucu berskala internasional. **
