Laga PSG melawan Real Madrid diprediksi menarik.
NEW JERSEY – Semifinal kedua Piala Dunia Antarklub 2025 mempertemukan dua kekuatan Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid, dalam laga seru di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Kamis (10/7) pukul 02.00 WIB.
PSG tampil luar biasa musim lalu dengan mencetak treble bersejarah menjuarai Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions untuk pertama kalinya. Kini mereka mengusung misi meraih trofi keempat dengan menargetkan gelar Piala Dunia Antarklub pertama dalam sejarah klub.
Meski sempat kalah dari Botafogo di fase grup, PSG bangkit dengan dominan. Mereka lolos ke semifinal usai menggilas Inter Miami 4-0 dan Bayern Munich 2-0, bahkan tanpa kebobolan satu gol pun. Namun, mereka harus bermain tanpa dua pemain kunci, Willian Pacho dan Theo Hernandez, yang dikartu merah saat melawan Bayern.
Pelatih Luis Enrique diprediksi menurunkan Gianluigi Donnarumma (kiper); Nuno Mendes, Lucas Beraldo, Marquinhos, Achraf Hakimi; Fabian Ruiz, Vítor Machado Ferreira alias Vitinha, João Neves; Khvich Kvaratskhelia, Désiré Doué dan Bradley Barcola / Ousmane Dembele, dengan formasi 4-3-3.
Jelang laga itu Enrique ingin PSG terus melaju di Piala Dunia Antarklub hingga babak final. Menurutnya, laga melawan Bayern Munich sangat sulit tapi dirinya senang bisa memenangkan laga sulit itu.
Enrique menegaskan, para fans berhak melihat PSG bermain di babak final. “Kami harus fokus dan bersiap untuk babak semi final, kami berhak berada di sini, dan saya yakin fans kami berhak melihat ini, dan kami harap bisa bermain di final itu tujuan kami,” kata Enrique dikutip dari laman resmi klub.
Achraf Hakimi terus memperlihatkan kehebatannya. Bahkan ia mengaku belum lupa caranya jadi striker. Ia sudah bikin dua gol dari lima pertandingan, plus menyumbang satu assist di ajang ini.
Itu berarti sepanjang musim 2024/2025, bek sayap 26 tahun tersebut sudah mengoleksi 11 gol plus bikin 15 assist. Untuk jumlah gol itu, harus diakui catatannya bagus buat ukuran bek.
“Pelatih memberi saya kebebasan besar, yang cocok dengan saya. Berkat dia, saya berkembang banyak. Dia membantu saya mencapai level permainan yang tak terbayangkan sebelumnya. Itu membuat perbedaan besar. Saat masih bocah dulu, saya bermain sebagai striker. Kemampuan-kemampuan itu bukanlah sesuatu yang Anda lupakan. Dan kini kami dituntut menang melawan Real Madrid,” kata Hakimi di situs FIFA.
Di sisi lain, Real Madrid datang dengan status sebagai juara Eropa 15 kali, namun baru saja melewati musim tanpa trofi pertama sejak 2020/2021. Di bawah asuhan pelatih baru Xabi Alonso, Los Blancos perlahan menunjukkan kemajuan.
Madrid melaju ke semifinal usai menang tipis atas Juventus dan Borussia Dortmund.
Namun, mereka juga kehilangan bek muda Dean Huijsen akibat kartu merah di laga terakhir, dan kini harus memilih antara Raul Asencio, Eder Militao, atau Jacobo Ramon sebagai penggantinya.
Alonso diperkirakan menurunkan Thibaut Courtois (kiper); Trent Alexander-Arnold, Ferland Mendy,Antonio Rüdiger, Fran Garcia; Arda Güler, Aurélien Tchouaméni, Federico Valverde; Jude Bellingham; Vinícius Júnior, Gonzalo García atau Kylian Mbappe dengan formasi 4-3-1-2.
Terkait laga nanti, Alonso mengatakan timnya harus berjuang keras. Terlebih lawannya adalah juara bertahan Champions League. “Kami akan menghadapi juara bertahan Champions League, dan mereka bermain sangat bagus, tentu itu jadi tantangan besar. Namun kami harus memenangkan semi final baru bisa bicara mengenai memenangkan laga final,” ujar Alonso dikutip laman resmi Real Madrid.
Trent Alexander-Arnold, memuji Paris Saint-Germain. Saat memeperkuat Liverpool musim lalu, dia dua kali berhadapan dengan PSG. Di babak 16 besar Liga Champions 2024/2025, Liverpool dikalahkan PSG. Dalam pertandingan tandang, Liverpool menang 1-0. Sementara saat kandang, Liverpool kalah 0-1 hingga laga berlanjt sampai adu penalti. PSG menang 4-3 atas Liverpool saat adu kiper.
“Tentu, akan menjadi pertandingan berat. Kedua tim meraih tempat di semifinal, tapi di fase gugur semuanya bisa terjadi. Kami harus bekerja keras dan bersiap untuk laga yang berat. Semoga tim terbaik yang menang,” kata Alexander-Arnold.***
