JAKARTA(LB) – Empat tahun beroperasi terang-terangan, sarang narkoba di Gang Langgar, Samarinda Seberang akhirnya dibongkar Bareskrim Polri.
Operasi gabungan Kamis (14/5) laku, menangkap 13 tersangka dengan peran berbeda: bandar, kurir, penjual, sampai pengawas yang dijuluki “sniper” kampung narkoba.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menyebut peredaran narkoba di Gang Langgar berjalan terstruktur dan terorganisir.
Pengawas berjaga di sejumlah titik gang sambil membawa handy talky untuk memantau pembeli. Bahkan saat petugas menyamar jadi pembeli, transaksi sabu berlangsung terang-terangan.
Dalam sehari, satu lapak bisa menjual 1.000–1.200 paket kecil sabu seharga Rp150 ribu per paket. Artinya, omzet harian bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Kasus ini bermula dari penangkapan dua pembeli di Hotel Manau Samarinda pada 14 Mei. Dari tangan Hariyanto ditemukan 22 paket kecil sabu yang dibeli dari Gang Langgar.
Pengembangan kasus berujung penggerebekan besar 15 Mei. Salah satu yang diamankan adalah Firnandes alias Nando, bandar sekaligus anak dari pemilik lapak H Endi yang kini masuk DPO.
Polisi menyita puluhan paket sabu, handy talky, alat hisap, uang tunai, ponsel, komputer, kamera pengawas, hingga puluhan amplop yang diduga dipakai untuk distribusi.
Pengembangan berlanjut ke Balikpapan. 16 Mei, kurir Hadi Saputra ditangkap di Balikpapan Utara dengan barang bukti 15 kg sabu dan 315 cartridge vape diduga berisi THC atau etomidate.
Hadi mengaku sudah 10 kali mengirim narkoba ke wilayah Kaltim dengan upah Rp15 juta per pengiriman.
Bareskrim memperkirakan pengungkapan ini menyelamatkan 75.630 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Selama empat tahun beroperasi, loket narkoba Gang Langgar diduga mengedarkan 350,4 kg sabu dengan nilai ekonomi sekitar Rp630,7 miliar. Jumlah penggunanya diperkirakan lebih dari 1,7 juta orang.
Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti sudah diamankan. Polisi masih memburu H Endi selaku pemilik lapak dan H Andi Sudi yang diduga pemasok utama sabu ke Gang Langgar.
