Ketua Umum dr. Indra Wahidin dan jajaran berfoto bersama Dubes Wang Lutong. (dok.perhimpunan inti)
JAKARTA (LB)–Pengurus Pusat Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) melakukan kunjungan kehormatan ke Kediaman Dinas Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jakarta pada Rabu (6/5/2026).
Delegasi INTI disambut langsung oleh Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, didampingi Direktur Urusan Konsuler Ms. Liu Lin dan Atase Sun Taoli.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif ini bertujuan memperkuat sinergi strategis antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan sektor kesehatan kedua negara.
Sejumlah agenda krusial dibahas dalam diskusi tersebut. Kedua pihak membicarakan upaya peningkatan kuota beasiswa bagi putra-putri Indonesia untuk menempuh studi di Tiongkok, termasuk program pengiriman pelajar Indonesia untuk mendalami ilmu kedokteran dan keperawatan di universitas-universitas terkemuka di sana.

Di sisi lain, disepakati pula rencana penempatan relawan pengajar dari Tiongkok guna mempercepat penguasaan bahasa Mandarin di Indonesia, serta pengembangan dan integrasi pengobatan tradisional Tiongkok di tanah air.
Delegasi INTI dipimpin langsung oleh Ketua Umum dr. Indra Wahidin, didampingi Dewan Pengawas Rachman Hakim, Ketua Harian Ulung Rusman, Sekretaris Jenderal Hardy Stefanus, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Tiongkok Robert Njo, dan Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan Pusanti.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Indra Wahidin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dubes Wang Lutong atas surat ucapan selamat terkait terpilihnya dia sebagai Ketua Umum INTI periode 2026–2030.
Apresiasi hangat ini semakin mempertegas eratnya hubungan antara INTI dan Kedutaan Besar RRT dalam mendukung kesinambungan kepemimpinan organisasi.
Indra Wahidin juga menyampaikan undangan resmi kepada Dubes Wang Lutong untuk menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat INTI periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei mendatang.
“Kunjungan ini merupakan penegasan komitmen INTI untuk terus menjadi jembatan dalam memperkuat hubungan bilateral, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pertukaran budaya antarmasyarakat,” ujar dr. Indra Wahidin. **
