Upaya Manchester City Mengejar Gelar Liga Inggris Dijegal Everton

Laga Manchester City ditahan imbang Everton.

MANCHESTER – Upaya Manchester City untuk menjaga persaingannya dengan Arsenal di puncak Premier League dijegal Everton.  Dalam laga pekan ke-35 Premier League yang digelar di Hill Dickinson Stadium, Selasa (5/5) dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 3-3.

Tim tamu unggul 1-0 di babak pertama berkat gol dari Jeremy Doku di menit ke-41. The Toffees berbalik memimpin selepas jeda. Mereka bikin gol dari Thierno Barry di menit ke-68 dan Jake O’Brien di menit ke-73.

Everton menjauh dari gol kedua Barry pada menit ke-82. Namun, Erling Haaland langsung merespon dengan bikin gol di menit ke-83. Gol Doku di menit akhir menyelamatkan Man City dari kekalahan.

Hasil ini bikin poin Man City mengoleksi 71 angka. Mereka tertinggal lima angka dari Arsenal di puncak. Sementara Everton di urutan ke-10 dengan nilai 48.

Dalam catatan yang dilansir Opta, City menjadi tim yang paling banyak membuang poin dalam posisi unggul di Premier League sejak pergantian tahun. Pasukan Pep Guardiola itu sudah kehilangan 12 poin, sama dengan Tottenham Hotspur dan Newcastle United.

“Lebih baik dapat poin daripada tanpa poin. Akan lebih baik kalau menang daripada (sekadar) dapat poin. (Persaingan gelar Premier League) ada di tangan kami sebelum pertandingan ini tapi sekarang tidak. Bersiap untuk menghadapi Brentford. Kami akan lanjut dan melihat apa yang terjadi,”  ujar Guardiola dilansir situs resmi klub.

Manchester Biru memang masih menyisakan satu laga tunda. Meski demikian, mereka bakal tetap kalah dari perburuan gelar jika Arsenal menyapu bersih laga sisanya dengan kemenangan.

Guardiola menilai timnya kehilangan keunggulan di laga ini akibat mengendurkan serangan di babak kedua. Hal tersebut bikin Everton bisa mengembangkan permainan hingga sempat berbalik memimpin.

Meski begitu, Guardiola tetap memuji anak asuhannya tetap berjuang keras usai tertinggal. Manchester Biru menunjukkan perjuangan yang luar biasa demi meraih poin hingga menit-menit terakhir.

“Seperti biasa, hasil tetaplah hasil. Di babak kedua kami kehilangan beberapa bola. Kami tidak berniat untuk lebih banyak menyerang, tetapi itu normal. Mereka meningkatkan permainan, dan mereka sangat luar biasa dalam duel. Pada akhirnya, kami kebobolan gol pertama, dan setelah tendangan sudut yang harusnya bukan sepak pojok. Pada akhirnya, kami menunjukkan bahwa kami akan terus berjuang, terus berjuang,” ujar Guardiola.

Empat laga sisa City adalah hadapi Brentford, Crystal Palace, Bournemouth dan Aston Villa. City juga akan hadapi Chelsea di laga final Piala FA, sebelum mengarungi dua laga terakhir di Liga Inggris. “Kami terus menunjukkan semangat dan berusaha. Ini belum berakhir, kami masih harus lanjut berjuang,” tegasnya.

Bernardo Silva kecewa  timnya gagal menang. Meski begitu, hasil imbang ini takkan bikin Man City menyerah dalam perburuan gelar Liga Inggris. “(Pertandingan) itu seperti dua babak yang berbeda. Babak pertama di mana kami mengendalikan permainan dengan cukup baik. Babak kedua di mana kami benar-benar kehilangan kendali atas permainan. Kami tertinggal 1-3. Untungnya, kami masih berhasil mencetak dua gol yang memberi kami sedikit harapan, tetapi jelas malam yang mengecewakan. Kami pasti akan berjuang sampai akhir seperti yang selalu kami lakukan,”  ujar Bernardo dikutip dari situs Man City.

Sementara manajer Everton, David Moyes, menyebut arsitek Arsenal Mikel Arteta tak perlu berterima kasih kepada dirinya. “Saya berbicara dengan Mikel sesekali, tetapi dia punya urusan sendiri yang harus difokuskan. Dia harus memenangkan pertandingannya sendiri, tetapi  di laga ini saya kecewa karena kami hampir meraih tiga poin melawan tim terbaik. Saya tidak tahu, tetapi tidak diragukan lagi mereka bermain lebih baik daripada tim lain di liga,”  kata Moyes.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *