Misi Berat Arsenal Hadapi Atletico

Kai Havertz, Pemain Arsenal.

LONDON – Arsenal bakal menghadapi Atletico Madrid pada semifinal Liga Champions. Legenda Liverpool Jamie Carragher menyebut, Atletico bukan lawan mudah dan bisa menguras mental The Gunners.

Leg pertama semifinal digelar di kandang Atletico pada Kamis (30/4) dini hari WIB. Kemudian di leg kedua pada Rabu (6/5) dini hari WIB, gantian di kandang Arsenal.

Arsenal masih belum terkalahkan di sepanjang Liga Champions musim ini. Apalagi di fase klasemen, Arsenal pernah menghantam Atletico Madrid dengan skor telak 4-0.

Dilansir dari Mirror, menyebut Atletico Madrid di semifinal nanti bukan lawan mudah. “Saya rasa pertandingan melawan Atletico Madrid akan sangat menguras tenaga mereka secara fisik dan mental. Laga itu tidak akan mudah. Laga itu juga akan berpengaruh pada mental Arsenal di Liga Inggris,”  jelasnya.

Di antara dua leg semifinal Liga Champions tersebut, Arsenal akan hadapi Fulham pada Sabtu (2/5) di Liga Inggris. Arsenal masih jaga kans juara Liga Inggris dan Liga Champions, tapi di Liga Inggris, posisi mereka sudah didekati Man City yang hanya berjarak tiga poin.

Kai Havertz dan kolega masih bisa memenangi dua trofi musim ini, salah satunya Liga Champions. Namun menurut Aaron Ramsey hal itu tak akan mudah, tapi minimal punya kans dulu.

Arsenal, selain ingin mengakhiri puasa gelar Liga Inggris, juga mengincar titel juara Liga Champions. Klub London utara itu belum pernah sekalipun menjuarai kompetisi antarklub Eropa yang paling top itu.

Musim ini Arsenal berhasil menembus semifinal setelah imbang 0-0 dengan Sporting, pada leg kedua perempatfinal, Kamis (16/4) dini hari WIB. Itu memastikan Arsenal lolos dengan agregat 1-0 berkat kemenangan leg pertama.

“Apapun bisa terjadi sekarang. Mereka ada di tengah-tengah persaingan ini, jadi ya, ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan Atletico Madrid,” kata Aaron Ramsey di Jakarta, Jumat (17/4) lalu.

Jika melihat riwayat Arsenal di lima semifinal terakhir kompetisi Eropa, catatan tak terlalu memuaskan buat para suporternya. Mereka hanya dua kali lolos ke final dan semuanya berakhir sebagai runner-up (Liga Champions 2005/2006 dan Liga Europa 2018/2019).

Lalu bagaimana kans mereka  musim ini? Patut ditunggu.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *