Brighton Punya Peluang ke Liga Champions

Danny Welbeck dan dua rekannya usai mencetak gol ke gawang Chelsea.

BRIGHTON –  Brighton & Hove Albion  mengalahkan Chelsea 3-0 dalam lanjutan Premier League. Kemenangan ini membawa Si Burung Camar menyalip Singa Biru di papan klasemen.

Laga matchday ke-34 Liga Inggris itu digelar di Amex Stadium, Rabu (22/4) dini hari WIB. Tim tuan rumah unggul 1-0 di paruh pertama lewat gol Ferdi Kadioglu. Brighton menambah keunggulan di babak kedua lewat gol Jack Hinshelwood dan Danny Welbeck.

Kemenangan 3-0 Brighton atas Chelsea mengangkat posisi mereka di klasemen sementara Premier League. Pasukan Fabian Hurzeler naik ke urutan 6 dengan 58 poin, unggul 2 angka dari London Biru di bawahnya.

Kemenangan keempat dari lima laga terakhir bikin Brighton jadi tim dengan performa terbaik di liga. Alhasil, Brighton bersaing masuk zona Liga Champions.

Mengingat liga masih menyisakan empat pekan lagi, ada potensi Brighton bisa masuk ke lima besar andaikan Liverpool atau Manchester United serta Aston Villa (58 poin) terpeleset di pekan-pekan akhir.

Apalagi Chelsea yang tadinya jadi kandidat kuat malah memble karena kalah di lima partai terakhir Liga Inggris. Chelsea turun ke posisi ketujuh dengan 48 poin, selisih tujuh angka dari lima besar.

Manajer Brighton and Hove AlbionFabian Hurzeler mengaku sangat puas dengan performa impresif timnya. Menurutnya, Brighton memulai laga dengan sangat baik dan ia juga memuji dukungan luar biasa dari para penggemar.

“Perasaan saya sangat positif. Kami memainkan pertandingan sepak bola yang bagus, ini bukan hanya tentang hasil tetapi juga apa yang kami tunjukkan di lapangan, identitas kami, kami berada di setiap fase permainan. Bukan hanya bagian-bagian tertentu dari permainan yang bagus tetapi juga performa secara keseluruhan. Saya bangga dengan para pemain,” ujar Hurzeler kepada BBC Match of the Day.

Ia menyebut semua pemain punya niat untuk memulai laga dengan baik. “Semua  pemain berniat untuk memulai dengan baik, tetapi khususnya  di laga ini, rasanya sangat penting untuk benar-benar menunjukkan bahwa kami ingin memenangkan pertandingan ini. Kami ingin merangkul para penggemar dan membangun koneksi serta atmosfer. Anda selalu perlu menghadirkan intensitas ini di lapangan untuk para penonton,” tuturnya.

Namun ia meminta timnya untuk fokus ketimbang memikirkan peluang mereka lolos ke kompetisi Eropa. “Yang terpenting saat ini adalah terus fokus pada performa dan terus fokus pada apa yang bisa kami lakukan dengan benar. Kami memiliki ekspektasi tinggi pada diri kami sendiri. Saya selalu mengatakan fokuslah pada prosesnya karena Anda akan mendapatkan hasil yang pantas Anda dapatkan jika Anda fokus pada apa yang dapat Anda kendalikan,” ujarnya.

Khusus untuk  Danny Welbeck, walau tak muda lagi ia jadi pemain Inggris paling gacor di Premier League (EPL) saat ini.  Ia turun sebagai pemain pengganti di menit ke-83. Penyerang berusia 35 tahun itu mencetak gol ketiga Brighton pada menit ke-90.

Ini menjadi gol ke-13 Welbeck di Liga Inggris 2025/2026. Dia menyamai rekor Glenn Murray pada 2018/2019 sebagai pemain Brighton dengan gol terbanyak (13) dalam satu musim Premier League.

Welbeck tercatat sebagai pemain Brighton paling tajam di Liga Inggris. Eks penggawa Manchester United ini masuk 5 besar top skor sementara di Premier League, satu-satunya yang berasal dari Inggris.

Di antara pemain Inggris lainnya di 5 liga top Eropa, Welbeck hanya kalah dari Harry Kane. Bomber Bayern Munich itu sudah mengoleksi 32 gol di Liga Jerman.

Welbeck bersyukur masih bisa menunjukkan ketajamannya di lapangan.  “Kami memulai dengan baik, mencetak gol cepat yang menempatkan kami dalam posisi yang bagus. Saya pikir semua orang, tanpa terkecuali, bermain brilian, memenangkan duel mereka, berjuang untuk merebut bola, bola-bola kedua. Ini adalah penampilan yang sangat bagus, sangat tangguh. Senang bisa mencetak tiga gol dan tanpa kebobolan. Ini positif, mempersiapkan kami dengan baik menjelang beberapa pertandingan terakhir musim ini,” kata Welbeck kepada Sky Sports.

Sementara manajer Chelsea Liam Rosenior kecewa berat dengan performa timnya. Ini jadi kekalahan kelima Chelsea secara beruntun di Premier League. Dalam lima pertandingan tersebut, Chelsea bahkan sama sekali tidak mencetak gol.

“Anda harus tanya ke para pemain. Mau Anda main di klub sepakbola elite atau klub mana pun, sampai dituduh menyerah itu tidak bisa diterima. Itu saja yang akan saya katakan. Saya terluka. Saya mati rasa karena itu tidak mewakili saya atau klub dalam bentuk apa pun. Ini harus berubah, mulai di Piala FA hari Minggu ini,” katanya.

Ia menyebut penampilan para pemainnya tidak cukup untuk klub sekaliber Chelsea. “Sejauh ini (ya). Itu tadi tidak bisa diterima dalam segala aspek permainan, sikap kami tidak bisa diterima. Saya terus keluar dan membela para pemain. Cara kami kebobolan, jumlah duel yang gagal kami menangi, kurangnya intensitas di tim. Harus ada perubahan drastis sekarang,” ujar Rosenior.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *