Panitia dan pengisi acara berfoto bersama pengurus pusat Perhimpunan INTI.
JAKARTA (LB)—- Setiap tanggal 21 April, Indonesia merayakan Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan.
Peringatan ini menjadi momen istimewa untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
PINTI (Perempuan Indonesia Tionghoa) DKI Jakarta bersama Rumah Sakit Pluit dan Rumah Sakit Gading Pluit memperingati Hari Kartini dengan menggelar Bincang Sehat (Health Talk) bertajuk Perempuan Berdaya, Berkarya Sepanjang Usia.
Kegiatan yang dilangsungkan pada Selasa (21/4/2026) di Sekretariat Perhimpunan INTI, MGK Kemayoran, Jakarta Pusat ini juga diadakan dalam rangka merayakan HUT (hari ulang tahun) ke-27 Perhimpunan INTI.

Selepas mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars INTI, dan Hymne PINTI, kegiatan diawali dengan kata sambutan dari Ketua PINTI DKI Jakarta dr. Widiawaty, MM, penampilan Angklung PINTI yang membawakan lagu Ibu Kita Kartini dan Mother How Are You Today, dilanjutkan dengan presentasi Presentasi Company Profile RS Pluit dan RS Gading Pluit oleh dr. Angela Halim.
Dalam kata sambutannya, Ketua PINTI DKI Jakarta dr. Widiawaty, MM, mengatakan bahwa seminar atau health talk ini mengambil tema “Perempuan Berdaya Berkarya Sepanjang Usia” sebagai bentuk perghormatan terhadap jasa RA Kartini.


Menurutnya Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. RA Kartini, seorang perempuan muda dari Jepara berhasil mengubah paradigma tentang peran perempuan dalam masyarakat.
Dia mengingatkan kita bahwa perubahan besar dimulai dari pemikiran yang progresif. Semangat dan dedikasi Kartini tidak hanya menginspirasi wanita, tetapi juga seluruh masyarakat untuk berjuang demi terciptanya kesetaraan dan keadilan sosial.
RA Kartini, tambah dr. Widiawaty, merupakan contoh nyata bahwa dengan tekad yang kuat dan semangat yang membara, setiap orang dapat meraih cita-cita yang tinggi dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa.


“Di dalam PINTI dan teruntuk PINTI DKI Jakarta sendiri, sebagai sayap divisi perempuan dari Perhimpunan INTI, saya bangga dengan talenta-talenta perempuan yang luar biasa, menunjukkan dedikasi tinggi dan membuktikan bahwa gender bukan penghalang untuk berprestasi,” tambahnya lagi.
Lebih lanjut dr. Widiawaty menyampaikan PINTI dalam kiprahnya telah banyak melakukan berbagai kegiatan, baik dari segi bakti sosial, edukasi masyarakat maupun pemberdayaan perempuan dan anak yang telah berperan aktif dalam membangun negeri dan memberikan sumbangsih konkret bagi masyarakat, membuktikan bahwa perempuan memiliki potensi yang sama dengan laki-laki untuk berkarya dan berprestasi.
Pada kesempatan ini dr. Widiawaty mengingatkan agar jangan membiarkan siapapun menghalangi hanya karena kita perempuan, bahkan penyakit sekalipun.

“Maka dari itu, dalam seminar kesehatan kali ini, PINTI DKI Jakarta bekerjasama dengan RS Pluit dan RS Gading Pluit memilih topik penyakit nyeri lutut yang paling sering dialami oleh perempuan terutama di usia lanjut, dan penanganannya cukup rumit. Dan kami berharap health talk ini dapat menambah wawasan dan edukasi tentang nyeri lutut dan penanganannya bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Di momen yang berharga ini, dr. Widiawaty, juga mengucapkan selamat hari jadi Perhimpunan INTI ke-27 yang jatuh pada 10 April lalu.

“Terima kasih atas dedikasi dan peran serta nyata membangun bangsa selama 27 tahun. Sungguh perjuangan yang tidak mudah. Mari kita apresiasi kontribusi mereka,” ucapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan dr. Widiawaty, atas dedikasi dan sumbangsih Teddy Sugianto sebagai Ketua Umum Perhimpunan INTI periode 2017-2026 dan selamat atas pengangkatannya sebagai Ketua Dewan Pembina INTI.
Di akhir sambutannya, dia berharap semangat Kartini terus menginspirasi semua untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Health Talk
Sesi health talk menghadirkan narasumber Dr. dr. Bambang Darwono, Sp. B, Sp. OT, FICS, FAPOA, salah satu pemilik dari RS Pluit dan RS Gading Pluit.
Selama kurang lebih satu jam, Dr. dr Bambang Darwono memberikan informasi dan wawasan seputar nyeri lutut, mulai dari pencegahan hingga pengobatan dan perawatannya.


Ratusan peserta yang umumnya kaum perempuan antusias mengikuti sesi ini. Mereka secara bergantian mengajukan pertanyaan kepada Dr. dr Bambang yang menjawabnya dengan baik dan informatif.
Selepas sesi health talk, kegiatan juga diisi dengan penjabaran Kain Batik Persahabatan Saparinah-PINTI dan Ngobrol Batik Peranakan dengan narasumber Pakar Batik Peranakan Dave Tjoa. Kemudian disuguhkan penampilan Line Dance dan Paduan Suara Dialita.

Sebagai penutup acara, pengurus PINTI bersama pengurus pusat Perhimpunan INTI dan pengisi acara melakukan prosesi pemotongan nasi tumpeng HUT INTI.
Ada pun sejumlah pengurus Perhimpunan INTI yang menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Teddy Sugianto dan isterinya yaitu Tjhang Irma Tjahyadi, Nancy Wijaya, Kendro Setiawan, Esty Lawrence, I Wayan Suparmin, dan Candra Jap. Lalu Anggota DPRD Medan Dr. Lily MBA dan perwakilan Wali Kota Jakarta Barat Abdurrahman. **
