JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun pada perdagangan Kamis (12/3) sore, mengikuti pelemahan bursa kawasan Asia, seiring volatilitas harga minyak mentah di tingkat global.
IHSG ditutup melemah 27,28 poin atau 0,37 persen ke posisi 7.362,12. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,06 poin atau 0,14 persen ke posisi 751,19.
Sepanjang Kamis, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat dipimpin sektor barang transportasi & logistik yang naik sebesar 1,22 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan yang naik sebesar 0,26 persen.
Sedangkan sembilan sektor turun yaitu sektor barang konsumen non primer turun paling dalam minus 1,85 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor barang baku yang masing-masing turun sebesar 1,18 persen dan 1,15 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KUAS, ALKA, CSMI, SURI dan OILS. Sedangkan saha-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NETV YELO, UANG, SOCI dan BELL.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.610.561 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,81 miliar lembar saham senilai Rp13,38 triliun. Sebanyak 211 saham naik 461 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 572,39 poin atau 1,04 persen ke posisi 54.453,00, indeks Hang Seng melemah 182,00 poin atau 0,70 persen ke posisi 25.716,76 indeks Shanghai melemah 4,33 poin atau 0,10 persen ke posisi 4.129,10 dan indeks Straits Times melemah 8,47 poin atau 0,17 persen ke 4.855,33.***
