Newcastle Kecewa Gagal Menang, Barcelona Bidik Laga Leg Kedua

Laga Newcastle United melawan Barcelona.

NEWCASTLE UPON TYNE– Newcastle United harus puas dengan hasil 1-1 saat menjamu Barcelona pada leg pertama 16 besar Liga Champions yang digelar di St. James’ Park, Rabu (11/3) dini hari WIB.

Babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Newcastle lantas memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-86 lewat gol Harvey Barnes. Namun, kemenangan Newcastle yang sudah di depan mata buyar setelah Barcelona mencetak gol lewat penalti di injury time.

Wasit menunjuk titik putih setelah Malick Thiaw melakukan pelanggaran terhadap Dani Olmo. Tendangan penalti Lamine Yamal mengecoh Aaron Ramsdale pada menit ke-90+6

Manajer Newcastle United Eddie Howe mengungkapkan ‘kekecewaannya’. “’Saya sangat kecewa karena kami tidak bisa mendapatkan kemenangan yang pantas kami dapatkan.  Tendangan terakhir pertandingan, itu sulit diterima. Jika Anda lengah sedetik saja, mereka akan menghukum Anda.’ Kami bermain sangat baik dalam bertahan sepanjang malam. Itulah sepak bola, tidak pernah berjalan sesuai romantisme,” kata Howe di situs klub.

Ia mengatakan, timnya sudah bermain sesuai dengan rencana. “Ada begitu banyak hal baik tentang penampilan kami, begitu banyak dari kami yang berada di performa terbaik. Itu adalah iklan yang bagus untuk kami sebagai klub di dalam dan di luar lapangan. Kami melakukan bagian kami dan penonton tidak mengecewakan kami, mereka tidak pernah mengecewakan,”  ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, timnya pantas mendapatkan hasil lebih. “’Ya, kami pantas. Performa yang sangat bagus dari tim, sangat, sangat bagus di semua fase, sungguh. Saya pikir kami membatasi mereka dengan performa pertahanan yang sangat bagus dari tim dan saya pikir kami juga menyerang dengan sangat baik. Meskipun kami tidak menciptakan banyak peluang emas, saya pikir ada peluang sepanjang pertandingan untuk kami,” ujarnya.

Harvey Barnes menyayangkan kemenangan timnya yang buyar di penghujung laga. “Rasanya agak aneh, kami baru setengah jalan, kami main sangat bagus, membungkam pemain-pemain berbahaya mereka. Kami unggul dengan gol yang bagus, tapi cara ini berakhir sulit diterima tapi kami harus ingat ini baru setengah jalan,” ujar  sang winger  kepada TNT Sports.

Di laga leg kedua,  Barnes yakin Newcastle bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. “Ini akan jadi pertandingan yang berbeda di kandang mereka, tapi kami tahu apa yang bisa kami lakukan dan kami tahu ketika di level kami, betapa bagusnya permainan kami,” kata Barnes.

Sementara pelatih Barcelona Hansi Flick mengakui Newcastle pantas menang.  Ia pun mensyukuri hasil yang didapat di markas Newcastle. “Pada akhirnya, mungkin iya  (Newcastle pantas menang), tapi kami terima ini, hasil yang sangat penting, karena saya kira kami tidak begitu bagus dengan bola, tapi tanpa bola, kami bertahan bersama, dan tetap kompak,” kata Flick seperti dilansir Reuters.

Barcelona memang tampil mendominasi dalam penguasaan bola, tapi Newcastle United lebih klinis. Tuan rumah bisa lepas tembakan mengarah ke gawang lebih banyak, lima berbanding tiga.

Flick pun memuji Newcastle. The Magpies disebutnya lebih dinamis. “Newcastle tim yang fantastis, mereka lebih dinamis, cepat, dan bagus dalam menekan,” sebut Flick.

Leg kedua akan digelar di kandang Barcelona pada Kamis (19/3) dini hari WIB. Agregat imbang, maka kedua tim diyakini bakal saling sikut-sikutan sampai akhir lagi. “Nanti berbeda di Barcelona. Kami akan lebih baik,”  tandas Flick.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *