Foto bersama Sultan Bachtiar Najamudin, Ny Sultan, A Alek Soelystio, Didi Dawis, Zhou Kan, Guo Qihua, tokoh komunitas Tionghoa dan Tim Kesenian dari RRT.
JAKARTA – Atraksi Tim Kesenian dari RRT dalam ajang “2026 Jakarta Visiting Performance Event” yang berlangsung di Sun City Ballroom, LTC, Jl Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu (4/3) malam WIB memukau ribuan penonton.



Atraksi yang ditampilkan adalah tarian, nyanyian, akrobatik, sulap dan lain-lain. Sebagai acara pembuka ditampilkan barongsai Kong Ha Hong Indonesia dan tarian kas Indonesia.

Acara yang dipandu oleh Freddy Su (Indonesia) dan Gao Wen Zhi (RRT) ini terselenggara berkat kerja sama All-China Federation of Returned Overseas Chinese, Kedutaan Tiongkok untuk Indonesia dan Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit).
Ketua Umum Perpit A Alek Soelystio dalam sambutannya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek kepada segenap hadirin. Ia menyambut gembira pertunjukan ini. “Saya yakin seluruh tamu undangan turut merasakan kegembiraan dan kebahagiaan menyaksikan acara ini. Atas nama Perpit, saya menyampaikan sambutan hangat dan ucapan terima kasih yang tulus kepada semua teman dari All-China Federation of Returned Overseas Chinese dan Kelompok Sastra Kereta Api Tiongkok yang datang menghibur kita semua,” kata Alek.



Alek juga mengaku terhormat bisa menjadi tuan rumah acara ini. Ia menyebutkan keberhasilan persiapan acara ini tidak terlepas dari dukungan kuat dari pemerintah Indonesia dan perhatian luas dari semua sektor masyarakat. “Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pemimpin yang hadir, teman-teman dari hampir 60 komunitas Tionghoa Indonesia, dan semua kolega yang telah bekerja keras untuk acara ini,” kata Alek.
Ketua Delegasi Kesenian Tiongkok, Guo Qihua, mengatakan selama ini, warga Tionghoa perantauan telah berdedikasi dengan kerja keras dan tindakan nyata, berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial negara tempat tinggal mereka.



“Akar yang sama, jiwa yang sama dan mimpi yang sama mengikat erat hati kita semua. Melodi yang familiar membawa kenangan akan tanah leluhur yang jauh, dan pertunjukan yang luar biasa menceritakan kisah patriotisme dan cinta yang mendalam,” ujarnya.
Minister Kedutaan Besar RRT untuk Indonesia, Zhou Kan menyatakan, merupakan suatu kehormatan besar berkumpul bersama semua orang untuk menyambut rombongan pertunjukan “Kasih Sayang untuk Tiongkok, Festival Musim Semi di Luar Negeri’ ke Indonesia.
“Atas nama Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, saya ingin menyampaikan sambutan hangat kepada para seniman Tiongkok yang telah datang ke Indonesia. Pada saat yang sama, saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Perpit atas kerja keras dalam menyelenggarakan acara ini. Rasa persaudaraan yang mendalam dan pengabdian tanpa pamrih ini sungguh menyentuh hati,” kata Zhou Kan.


Ia menambahkan, rombongan seni yang tampil di Jakarta kali ini terdiri dari beberapa pemain yang hebat, yang menyatukan seniman domestik papan atas dan penampilan yang luar biasa.” Mereka rela melepaskan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga selama liburan Festival Musim Semi, berangkat dari Tiongkok sebelum tahun baru untuk tampil di Selandia Baru dan Australia dan kini di Jakarta. Setiap pertunjukan terjual habis, menarik banyak penonton serta menciptakan gelombang antusiasme terhadap budaya Tiongkok,” kata Zhou Kan
Zhou Kan menyebutkan saat ini, hubungan Tiongkok-Indonesia berada pada tingkat tertinggi dalam sejarah. Upaya bersama kedua negara untuk membangun komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama memberikan stabilitas dan kepastian yang kuat bagi Asia Tenggara dan dunia pada umumnya.
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek kepada segenap yang hadir dengan harapansemoga di tahun Kuda Api membawa harapan baru, kesuksesan dan kesehatan
“Kita berkumpul di sini bukan hanya untuk menikmati pertunjukan budaya yang luar biasa, tetapi juga untuk merayakan persahabatan yang hangat, tradisi yang kaya, dan semangat persatuan yang mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam beberapa minggu, dirinya dapat berpartisipasi dalam Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2026, menghadiri perayaan Festival Musim Semi yang diselenggarakan oleh Hakka Indonesia dan secara pribadi menyaksikan perayaan Festival Lampion yang meriah di Kota Singkawang. “Perayaan yang sangat meriah dan menakjubkan, sebuah bukti multikulturalisme Indonesia, sesuatu yang sangat kita banggakan,” ujarnya.
Dalam acara itu, ribuan penonton larut dalam sukacita menyaksikan atraksi demi atraksi.***

