Harry Maguire, Pemain Manchester United.
MANCHESTER – Masa depan Harry Maguire di Manchester United (MU) terus menjadi bahan pembicaraan. Kini muncul desakan agar manajemen klub segera memperpanjang kontrak bek berusia 32 tahun tersebut.
Kontrak Maguire bersama Man United berakhir pada Juni 2026. Hingga saat ini manajemen Setan Merah belum mengambil keputusan final untuk memperbarui ikatan kerja sama dengan sang pemain.
Musim ini, Maguire menunjukkan performa yang sangat impresif, terutama dalam tujuh pertandingan terakhir. Selama ia menjadi pilihan utama di lini belakang, MU belum tersentuh kekalahan dengan catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang.
Rekan setimnya, Diogo Dalot, melontarkan pujian setinggi langit dan berharap Maguire tetap bertahan di Old Trafford. “Saya rasa dia telah menunjukkan betapa kuat dirinya sepanjang karier, baik secara mental maupun fisik. Ketika dia berada dalam kondisi mental yang baik dan fisik yang bugar dengan rangkaian pertandingan yang konsisten, menurut saya dia adalah salah satu bek tengah terbaik di liga ini,” ujar Dalot sebagaimana dikutip dari Manchester Evening News.
Dalot yakin, Maguire akan terus tampil oke bersama MU. “Oleh karena itu, saya sangat yakin jika dia terus menunjukkan level permainan yang bagus dan membantu tim, tidak akan ada masalah bagi klub untuk mempertahankannya. Namun, itu bukan keputusan saya, pada akhirnya itu urusan antara pihak klub dan sang pemain. Meski demikian, kami sangat senang dengan keberadaannya,” ujarnya.
Stok lini belakang klub berjuluk Manchester Merah tersebut saat ini tergolong melimpah. Beberapa pemain, seperti Ayden Heaven (19 tahun) dan Leny Yoro (20 tahun), dinilai masih terlalu muda. Di sisi lain, pemain pilar seperti Matthijs de Ligt dan Lisandro Martinez dianggap memiliki rekam jejak yang rentan cedera. Maguire bisa menjadi mentor Heaven dan Yoro sebagai partner.
Manajer MU, Michael Carrick memberikan jawaban diplomatis mengenai peran sang pemain di dalam tim. “Di dalam skuad terdapat sebuah keseimbangan. Anda menginginkan potensi dan semangat dari pemain muda untuk dikembangkan, namun Anda juga membutuhkan titik ideal di tengah dengan pemain yang berada di puncak performa. Dalam hal ini, pengalaman adalah hal yang sangat krusial,” ujar Carrick sebagaimana dilansir Manchester Evening News.***
