Jorge Martin, Pebalap Aprilia.
NOALE – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, finis di posisi keempat pada MotoGP Thailand 2026. Meski gagal naik podium di Sirkuit Buriram, rider asal Spanyol itu mengaku tak kecewa.
Ajang MotoGP Thailand sendiri jadi milik Marco Bezzecchi. Dalam balapan yang digelar Minggu (1/3) tersebut, ia melahap 25 putaran dengan catatan waktu 39 menit 36,270 detik.
Martin sendiri menyentuh garis finis 12,182 detik lebih lambat daripada Bezzecchi. Mengingat kondisinya yang baru pulih dari cedera panjang, pebalap berusia 28 tahun itu merasa puas dengan pencapaiannya di seri pembuka ini.
“Tidak (kecewa), karena naik podium sama sekali tidak ada dalam ekspektasi saya akhir pekan ini. Tentu saja, ketika ada kesempatan muncul, saya akan mengejarnya. Namun, kali ini bukan waktunya. Saya bahkan sudah merasa sangat puas jika bisa finis di posisi lima besar sebelum akhir pekan ini dimulai,” ujar Martin sebagaimana dikutip dari AS.
Ia mengaku, dirinya belum pernah memulai musim dengan kondisi seperti ini.
“Sejujurnya, saya rasa saya belum pernah mengawali tahun dengan cara seperti ini. Saya merasakan kembali perasaan tahun 2024; bisa ikut dalam persaingan, bertarung, melakukan start yang bagus, memegang kendali atas apa yang terjadi, dan mulai saat ini, tinggal terus berkembang,” tuturnya.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan musim MotoGP 2025, di mana Martin harus absen dalam 15 balapan akibat cedera parah yang membuatnya sulit bersaing di baris depan.
Gelaran MotoGP 2026 akan berlanjut pada 22 Maret 2026 mendatang. MotoGP Brasil dijadwalkan menjadi seri kedua. Konsistensi Martin dan Aprilia tentu saja harus dibuktikan nanti.
Di klasemen sementara, pembalap Red Bull KTM Pedro Acosta berada posisi teratas walau finis di urutan dua. Acosta gagal mengulangi kemenangan seperti saat Sprint Race MotoGP Thailand 2026. Kali ini Acosta gagal mengejar Bezzecchi dari Aprilia yang menjadi juara balapan utama di Thailand.***
