Pimpinan MSMC Group dan Elatindo Indonesia Optimis Perekonomian Indonesia Terus Membaik 

Foto bersama KDH Tranku, Ny Tranku, Lin Zhen Chuan, Ny Lin Zhen Chuan,   Rusli Lohisto, Ny Rusli, Arief Prawiro, Ny Arief, Iin Winarni, Tommy Laurent, Hendryk Karlam, Carol Chandra, Pdt Samuel, Ny Samuel, Mathius Sassu  dan kolega lainnya.

JAKARTA –  Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  menyebutkan fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih kuat. Pertumbuhan ekonomi secara spasial relatif baik.

Airlangga juga  menyebut berbagai sektor juga masih tumbuh di mana sektor makanan dan minuman maupun logam dasar masih relatif tinggi. Sektor tekstil dan pakaian jadi, juga masih positif. 

Foto bersama Kasing Chandra, Joy Tranku, Carol Chandra, Ny Pendeta Pangestu,  Annette Tranku Chandra bersama para kolega.

Terkait apa yang disampaikan Menko Airlangga,   President Makassar Strait Marine Center (MSMC) atau  yang disebut Indonesia-China One Belt One Road Alliance Strategic DR KDH Tranku optimis bahwa perekonomian Indonesia tetap membaik ke depan.

“Situasi ekonomi bangsa kita memang tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang terjadi di dalam negeri, tetapi juga dipengaruhi oleh masalah global. Misalnya kebijakan apa yang diambil oleh Amerika Serikat, lalu ketegangan yang  terjadi di sejumlah wilayah di dunia karena peperangan, semua itu ikut memberikan dampak kepada perekonomian negara kita. Tapi saya tetap yakin ekonomi nasional tetap kondusif,” kata KDH Tranku, dalam acara bincang-bincang di Jakarta, Rabu (19/3).

Foto bersama KDH Tranku, Ny Tranku, Kasing Chandra, Joy Tranku, Carol Chandra, Pdt Samuel, Ny Samuel, Ny Pdt Pangestu,  Annette Tranku Chandra, Mathius Sassu dan karyawan  Elatindo Indonesia.

KDH Tranku pun menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga dengan baik. “Saya percaya dengan statement Gubernur Bank Indonesia (BI) Bapak Perry Warjiyo yang  menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia terjaga baik di tengah ketidakpastian yang masih tinggi,” kata KDH Tranku.

Dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, Perry memang menegaskan hal tersebut. Perry juga menyebutkan bahwa  konsumsi rumah tangga tetap baik meskipun perlu terus didorong guna memanfaatkan keyakinan konsumen yang terjaga, dukungan belanja pemerintah terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) dan belanja sosial, serta peningkatan musiman permintaan menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H.

Terkait  peningkatan investasi,  KDH Tranku berharap agar semakin banyak pihak swasta yang ikut ambil bagian. “Investasi sangat dibutuhkan di negara kita. Kami dari pihak swasta terus berjuang untuk meyakinkan pengusaha dari luar untuk datang investasi di Indonesia. MSMC atau  Indonesia-China One Belt One Road Alliance Strategic terus meyakinkan investor dari mancanegara untuk datang berinvestasi. Masih banyak peluang investasi yang bisa dikembangkan di negara kita,” kata KDH Tranku.

Kasing Chandra, Joy Tranku, Carol Annette Tranku Chandra, dan keluarga dekat.

Sementara Direktur Elatindo Indonesia, Joy Tranku berharap agar bangsa Indonesia selalu aman dan kehidupan sosial kemasyarakatan selalu harmonis.  “Kami selalu mendoakan agar berkat melimpah dari Tuhan  tercurahkan ke atas kita semua, sehingga kita selalu sehat dan usaha kita selalu maju,” kata Joy.

Foto bersama Joy Tranku, kerabat dekat dengan karyawan Elatindo Indonesia.

VP MSMC Group Iin Winarni menimpali bahwa masih banyak peluang investasi yang bisa dikembangkan di Tanah Air. Secara spesifik Iin menyebutkan peluang investasi di wilayah Sulawesi Selatan.

“Kita terus mempromosikan peluang investasi, terkhusus di Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Kita mendorong investor asing untuk bekerja sama dengan MSMC,  sehingga bisa investasi di sana (Sulawesi Selatan),” kata Iin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *