Ferran Torres dan Lamine Yamal yakin dengan performa Barcelona.
BARCELONA – Barcelona punya kesempatan memenangi treble musim ini. Penyerang Barca Ferran Torres mengakui para pemain mulai membahas kans itu.
Barcelona masih menempuh tiga kompetisi musim ini. Mereka memimpin di Liga Spanyol, lalu berada di semifinal Copa del Rey, juga menjejak perempatfinal Liga Champions.
Di Copa del Rey, jalur ke final masih amat terbuka setelah hasil imbang 4-4 dengan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal di Montjuic. Sementara di Liga Champions, mereka harus menghadapi Borussia Dortmund dalam dua pertemuan.
Memenangi treble bukan hal baru buat Barcelona. Mereka adalah tim Eropa pertama yang melakukannya dua kali, masing-masing pada musim 2008/2009 dan 2014/2015.
Melakukannya untuk ketiga kali niscaya membawa pencapaian Blaugrana ke level yang lebih tinggi. Dan skuad polesan Hansi Flick tak malu-malu memimpikannya.
“Ya, memang kami mulai membahasnya. Kami adalah tim impian dan kami percaya bisa melakukannya. Kami masih hidup di semua kompetisi, dan sampai kami juara atau tersingkir, kami akan meyakininya,” ujar Torres kepada Mundo Deportivo.
Rekan Torres, Lamine Yamal menilai Barcelona kini jadi favorit di Liga Champions. Menurutnya, Barcelona tidak perlu takut kepada tim mana pun, termasuk Real Madrid.
Jika bisa melewati Dortmund, Barcelona akan menghadapi Bayern Munich atau Inter Milan di semifinal. Potensi El Clasico di final Liga Champions pun juga terbuka jika Real Madrid mulus melewati lawan-lawannya.
“Kami tidak boleh takut kepada siapa pun. Saya sempat bilang kalau Liverpool adalah favorit karena mereka finis teratas di fase liga dan kemudian ada kami. Kami tim yang paling banyak merugikan Madrid, dan sebaliknya,” ujar Yamal kepada Diario Sport.
Ia juga menegaskan, bahwa jauh lebih baik untuk selalu memikirkan kehebatan tim ketimbang memikirkan lawan. “Kalau Anda berpikir bukan favorit, Anda sudah mulai kalah. Jangan berpikir tim-tim bisa mengalahkan Anda. Berpikirlah sebagai tim terbaik, memainkan yang terbaik, dan punya peluang terbaik untuk menang,” katanya.
Optimisme Yamal bukan tanpa alasan. Barcelona berulang kali unjuk mentalitas juara, salah satunya ketika mengalahkan Atletico Madrid 4-2 di Liga Spanyol akhir pekan lalu. Di pertandingan itu, Blaugrana tertinggal dua gol lebih dulu, sebelum membalikkan situasi dalam 20 menit terakhir.
“Saya sudah merasakan hal ini pada musim lalu ketika PSG menyingkirkan kami dari Liga Champions. Saya merasakan sensasi menjadi bagian dari sebuah tim juara. Musim lalu, sebuah pertandingan seperti melawan Atletico Madrid pada hari Minggu, kami tak menang. Sama dengan Benfica. Sekarang kami punya perasaan sebagai tim yang menginginkan lebih dan lebih,” lugas Yamal.
Kemenangan atas Atletico beberapa hari lalu juga memperpanjang laju tak terkalahkan Barcelona menjadi 18 laga di semua kompetisi. Dalam laju tersebut, Robert Lewandowski dkk. menjuarai Piala Super Spanyol dan lolos ke perempatfinal Liga Champions.
Flick menyebut meraih tiga gelar lagi tidaklah mudah. Namun, kemenangan atas Atletico dinilainya menjadi bukti bahwa Barcelona mampu melakukan hal yang luar biasa.
“Itu sulit, saya tahu jalannya panjang. Sekarang yang saya rasakan sangat bagus. Saya yakin tim ini bisa melakukan hal yang besar bersama. Tapi kami akan mencoba segalanya untuk meraih gelar juara. Pertandingan melawan Atletico memberi kami kepercayaan diri lebih,” tandas Flick. ***
