IHSG Ditutup Melemah 2,63 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (24/1) sore, seiring dengan aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar menjelang akhir pekan (weekend).

IHSG ditutup melemah 2,63 poin atau 0,03 persen ke posisi 8.271,72. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 stagnan di posisi 828,10.

Sepanjang Jumat, IHSG dibuka  menguat,  bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang naik sebesar 3,15 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor industri yang masing-masing naik sebesar 1,92 persen dan 1,56 persen.

Sedangkan enam sektor melemah, yaitu sektor teknologi paling dalam turun sebesar 2,28 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing turun sebesar 1,08 persen dan 0,97 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BRRC, SOHO, CSAP, SKRN dan CBPE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DWGL, PURI, UANG, IDPR dan PIPA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.367.563 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,84 miliar lembar saham senilai Rp22,45 triliun. Sebanyak 295 saham naik, 371 saham menurun, dan 143 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 675,89 poin atau 1,39 persen ke 49.317,50, indeks Shanghai menguat 27,90 poin atau 0,71 persen ke 3.950,31, indeks Hang Seng menguat 192,17 poin atau 0,74 persen ke posisi 26,160,15 dan indeks Straits Times menguat 5,94 poin atau 0,13 persen ke posisi 4,422,21.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *