Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerima kunjungan delegasi kehormatan dari Arizona House of Representatives di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/10).
JAKARTA (LB)- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerima kunjungan delegasi kehormatan dari Arizona House of Representatives di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/10). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama ekonomi, pendidikan, serta rencana pendirian Kantor Perdagangan Arizona di Indonesia.
“Intinya adalah Arizona dan Jakarta diharapkan bisa bekerja sama dan tentunya bagi Jakarta kami sangat berharap. Mereka itu mempunyai kelebihan terutama di semikonduktor dan mereka merupakan mungkin sekarang salah satu pemain terbesar di dunia,” ujar Pramono, Senin (20/10). Selain sektor ekonomi, Pramono juga menyoroti potensi kolaborasi dengan sejumlah universitas ternama di Arizona seperti Arizona State University, University of Arizona, dan Northern Arizona State University. Ia berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia di Jakarta.
“Mereka punya universitas yang sangat maju, sangat baik, yaitu Arizona University dan kami berharap bisa bekerja sama dengan Jakarta,” kata dia.
Pramono juga menyampaikan keinginannya untuk menjajaki program sister city antara Jakarta dan Arizona sebagai bentuk hubungan jangka panjang. “Kami sangat berharap. Kita sangat berharap bisa sister city dengan Arizona,” kata Pramono.
Sementara itu, Chairman of the Committee on International Trade of the Arizona House of Representatives, Tony Rivero mengatakan, pihaknya ingin memperkuat hubungan perdagangan, budaya, dan diplomatik dengan Jakarta.
“Kami berada di sini dalam misi untuk menjajaki peluang kerja sama. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk membangun hubungan yang lebih formal di tingkat sub-nasional. Ada banyak peluang kerja sama, termasuk dengan universitas kami,” ujar dia. Rivero menambahkan, delegasi juga membahas pendirian Kantor Perdagangan Arizona di Jakarta. Pendirian kantor perdagangan dilakukan untuk mencari peluang pengembangan ekonomi bagi perusahaan-perusahaan dari Arizona di Indonesia dan sebaliknya juga menjadi penghubung bagi perusahaan Indonesia yang ingin berinvestasi di Arizona, katanya. *
