Sevilla Bikin Barcelona Tidak Berdaya

Selebrasi Alexis Sanchez dan rekannya usai mencetak gol ke gawang Barcelona.

SEVILLE – Sevilla sukses mengalahkan Barcelona dengan telak 4-1 pada pekan ke-8 Liga Spanyol 2025 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, Minggu (5/10) malam WIB.

Sevilla menekan sejak awal. Taktik itu memaksa Barcelona melakukan kesalahan. Pada menit ke-11, Barcelona dihukum penalti usai Isaac Romero dilanggar Ronald Araujo. Alexis Sanchez, eks winger Barcelona, maju jadi eksekutor penalti dan mengonversinya masuk ke gawang Wojciech Szczesny, yang juga mantan rekannya di Arsenal.

Isaac Romero benar-benar jadi mimpi buruk Barcelona di menit ke-36. Ia bisa merobek gawang tim tamu usai menerima sodoran Ruben Vargas.

Barcelona coba menekan di sisa waktu babak pertama. Marcus Rashford sempat memperkecil skor menjadi 1-2 lewat golnya di masa injury time sebelum turun minum.

Pada menit ke-73, kans Barcelona menyamakan skor datang lewat penalti. Adnan Januzaj, yang baru masuk, langsung melanggar Alejandro Balde dan Sevilla dihukum tendangan 12 pas.

Robert Lewandowski yang maju sebagai algoju, gagal memasukkan bola. Tendangannya mengarahkan bola melebar ke sisi kiri gawang Sevilla, yang dijaga Odisseas Vlachodimos.

Pada menit ke-88, Sevilla sempat bikin gol lewat Akor Adams. Namun gol dianulir karena sang penyerang sudah dalam posisi offside.

Dua menit berselang, gol ketiga akhirnya dicetak Sevilla. Jose Angel Carmona membobol gawang Barcelona lewat sepakan dari dalam kotak penalti, dalam skema serangan balik.

Sevilla sekali lagi menghukum Barcelona. Adams menjebol gawang Szczesny usai menerima sodoran Chidera Ejuke, yang baru masuk.

Pelatih Sevilla Matías Almeyda menyatakan untuk mengalahkan Barcelona, timnya harus berani menekan dan bermain tanpa takut, karena tim yang pasif akan sering kalah melawan mereka. Ia menekankan pentingnya keberanian dan strategi yang proaktif untuk menimbulkan masalah bagi tim seperti Barcelona. 

Saya telah mempelajari Barcelona selama bertahun-tahun. Tim yang bertahan dan menunggu akan kalah. Mereka yang berani, yang menekan dan bermain dengan gagah, akan menimbulkan masalah nyata bagi mereka,”kataAlmeyda di situs klub.

Alexis Sanchez yang menjebol gawang mantan klubnya, berniat tidak mau selebrasi tapi mengakui kebablasan. Ia berselebrasi dengan berlari, menepuk lambang klub di dada.

Sanchez mengabdi di  Barca pada 2011-2014 dengan mengemas 141 penampilan dan  mencetak 46 gol. Pemain asal Chile itu turut menangi lima trofi.

Sebelum laga melawan Barcelona, ia mengaku tidak akan merayakan gol. Apa daya, pemain berusia 36 tahun tetap melakukannya. “Saya sudah bilang tidak akan merayakan gol, tetapi terkadang rasa gembira dan hasrat mendorong saya untuk melakukannya. Sejujurnya, saya sangat mencintai Barcelona,” jelasnya dilansir dari Tribuna.

Sanchez sendiri sudah mengemas dua gol dan satu assist dari lima laga bersama Sevilla di LaLiga.

Sementara pelatih Barca Hansi Flick mengakui penampilan timnya di babak pertama sangat buruk. Absennya Lamine Yamal dan Raphinha menjadi faktor yang tak bisa dipisahkan dari kekalahan ini. Barcelona kekurangan solusi untuk melakukan progresi permainan.

“Target kami adalah menguasai bola, penguasaan. Di babak pertama, bukan itu yang terjadi, ada banyak alasannya. Babak pertama tidak berjalan baik. Mereka melakukan penjagaan satu lawan satu, sangat agresif, dan kami tak punya solusi untuk mengeluarkan bola. Di babak kedua, saya mengapresiasi reaksi para pemain, bagaimana kami bermain, itu bagus,” ujar Flick dikutip Mundo Deportivo.

Ia mengatakan timnya perlu belajar dari kekalahan ini. “Kami bisa saja mencetak gol kedua dan mungkin pertandingannya akan berbeda, tapi itu sudah berlalu. Yang harus kami lakukan adalah belajar dari laga ini dan dari kekalahan lawan Paris (Saint-Germain),” tutur pelatih asal Jerman itu.

Gelandang Barcelona Pedri mengkritik permainan timnya. Blaugrana dinilai tak bergairah dan kehilangan arah. “(Penampilan di) babak pertama sangat buruk. Saya rasa kami tidak pernah bermain seburuk ini. Kami harus jujur pada diri sendiri dan mengkritik diri sendiri. Tidak ada intensitas atau kualitas penguasaan bola di babak pertama. Kami tidak tahu bagaimana cara melewati pressing mereka. Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan bola,” ujar dikutip ESPN.

Setelah ini Liga Spanyol libur dulu karena akan ada jeda internasional Kualifikasi Piala Dunia 2026. Barcelona baru akan kembali bermain melawan Girona pada 18 Oktober.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *