Aksi Rasmus Hojlund saat melawan Sporting CP.
NAPLES – Napoli memetik kemenangan 2-1 atas Sporting CP pada matchday 2 Liga Champions yang digelar di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (2/10) dini hari WIB.
Rasmus Hojlund membuka keunggulan Napoli lewat golnya di menit ke-36. Sporting sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Luis Suarez pada menit ke-62. Namun, Hojlund kembali bikin gol pada menit ke-79 untuk mengembalikan keunggulan Napoli.
Kemenangan perdana ini membawa Napoli naik ke peringkat ke-19 klasemen Liga Champions dengan tiga poin. Sementara Sporting ada di urutan ke-13 dengan jumlah poin sama dengan keunggulan selisih gol.
Pelatih Napoli Antonio Conte menjelaskan taktik yang diterapkannya untuk meraih kemenangan. “Kami punya dua pilihan. Entah kami melanjutkan jalur ini dengan empat gelandang, seperti yang saya pikir seharusnya kami lakukan. Kami bisa bermain dengan formasi 4-3-3 seperti yang kami lakukan di akhir pertandingan ini, di mana (Kevin) De Bruyne bisa bermain sebagai gelandang serang. Yang penting adalah semua orang berkorban untuk menang,” kata Conte dilansir dari Football Italia.
Conte juga menyinggung hubungannya dengan De Bruyne. Sang pelatih membuka dengan membahas spekulasi media tentang keretakan hubungan dengan De Bruyne, setelah pemain Belgia itu marah karena digantikan dalam kekalahan dari Milan akhir pekan lalu.
“Kevin, dibandingkan dengan pemain lain, datang dari realitas yang berbeda. Dia menghabiskan bertahun-tahun di City dan bermain di level tertinggi. Saya mengerti keinginannya untuk bermain, tetapi ada juga pergantian pemain. Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan kepadanya, dia pemain yang sangat baik dan pekerja keras,” kata Conte.
Dalam laga itu kerja sama Hojlund dan De Bruyne menghasilkan gol-gol Napoli. Koneksi alumni dua klub Manchester membawa berkah untuk Napoli.
Pada gol pertama, De Bruyne melepaskan umpan terobosan yang tepat sasaran kepada Hojlund. Sementara pada gol kedua, Hojlund menuntaskan tendangan sudut dari De Bruyne.
De Bruyne dan Hojlund musim lalu masih berseberangan kubu di Manchester. Baru pada bursa transfer musim panas ini keduanya gabung Napoli.
“Malam yang luar biasa. Saya berterima kasih kepada teman-teman setim. Saya berterima kasih kepadanya (De Bruyne). Dia adalah legenda olahraga ini dan ketika dia memegang bola, dengan kualitasnya, saya tahu dia akan menyodorkannya dengan sempurna buat saya,” ujar Hojlund seperti dilansir Football Italia.
Menariknya, Rasmus Hojlund kemudian berselebrasi dengan menunjuk badge Liga Champions. “Inilah malam yang paling diimpikan setiap pemain, bermain di Liga Champions dan bikin gol. Saya merayakannya dengan menyentuh lambang klub dan Liga Champions, karena saya senang mencetak gol di kompetisi antarklub Eropa,” kata Hojlund.
Sementara pelatih Sporting, Rui Borges melakukan perubahan pada tim yang mengalahkan Estoril 1-0 pada Sabtu lalu. Ia memilih untuk menurunkan susunan pemain yang lebih muda melawan Napoli. Keputusan itu terbilang aneh mengingat situasi yang tidak bersahabat dan fakta bahwa mereka menghadapi salah satu tim papan atas Eropa.
Ia membuat dua perubahan di lini belakang, dengan Iván Fresneda yang berusia 21 tahun dan Eduardo Quaresma yang berusia 23 tahun masuk menggantikan Zeno Debast dan bek sayap Georgios Vagiannidis.
Geny Catamo, yang tidak menjadi starter selama akhir pekan, juga mendapat kesempatan. Bintang muda berusia 18 tahun, João Simões, mendapatkan kesempatan debut di kompetisi bergengsi tersebut. Fotis Ioannidis dipilih di lini depan menggantikan Luis Suárez.***
