IHSG Ditutup Melemah 17,77 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/4) sore, tertekan oleh ketidakpastian arah gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

IHSG ditutup melemah 17,77 poin atau 0,24 persen ke posisi 7.541,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,70 poin atau 1,04 persen ke posisi 735,97.

Sepanjang Rabu,  IHSG dibuka melemah,  bergerak di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 4,30 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 1,22 persen dan 1,11 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 0,45 persen, diikuti oleh sektor energi yang turun sebesar 0,01 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COAL, KOTA, BDMN, HOPE, dan TALF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni KICI, DEFI, LCKM, DSSA, dan BREN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.948.972 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 49,44 miliar lembar saham senilai Rp18,14 triliun. Sebanyak 440 saham naik, 240 saham menurun, dan 141 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 313,83 poin atau 0,53 persen ke 59.663,00, indeks Shanghai menguat 21,18 atau 0,52 persen ke 4.106,26, indeks Hang Seng melemah 324,24 poin atau 1,22 persen ke 26.163,24 dan indeks Strait Times melemah 12,24 poin atau 0,24 persen ke 5.002,72.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *