Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
JAKARTA (LB)- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan rencana relokasi pedagang Pasar Burung Barito ke Sentra Fauna Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tetap berjalan.
Pramono meyakini, meski saat ini masih ada penolakan dari pedagang, pada akhirnya mereka akan bersedia pindah.
“Yang (pedagang) Barito bismillah, nanti mau,” ucap Pramono singkat saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (30/9).
Sebelumnya, sejumlah pedagang Pasar Burung Barito menolak ajakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta untuk meninjau Sentra Fauna Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebelum relokasi pada Oktober mendatang.
“Sampai sekarang belum ada undangan. Enggak mau juga (diajak). Kami pedagang tetap bertahan di Barito,” kata salah satu pedagang Yuli (45), Senin (29/9).
Yuli juga mengatakan Sentra Fauna Lenteng Agung tidak layak untuk pedagang Burung Pasar Barito usai ia melihat langsung tempat relokasi tersebut.
“Tempatnya enggak layak banget, ke bawah banget kayak jurang. Nanti apalagi kalau seandainya ternyata depannya itu mau dibangun (gedung) Satpol PP sama Damkar, malah tambah enggak kelihatan lagi pedagangnya,” ucap dia.
Sementara itu, kuasa hukum pedagang Pasar Barito dari advokat Solidaritas Pemasok dan Pedagang Pasar (SP3), Fahmi Akbar, mengatakan pedagang sudah melihat sendiri lokasi tersebut sebelum ada ajakan dari Pemprov DKI Jakarta.
Para pedagang juga masih bersikeras tak ingin dipindahkan ke Sentra Fauna Lenteng Agung.
“Mereka tidak mau dipindahkan. Mereka sudah tinjau lokasinya juga kok. Enggak ada yang minta dibuatkan di sana, karena kondisinya tidak representatif,” ujar Fahmi.
Selain itu, Fahmi mengatakan pihaknya dan pedagang belum menerima surat resmi terkait tenggat waktu relokasi.
“Sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Pemprov maupun Pemkot kepada pihak pedagang, terkait tenggat waktu yang diberikan tersebut,” kata Fahmi.
Sebagai informasi, relokasi ini berkaitan dengan proyek pembangunan Taman ASEAN atau Taman Bendera Pusaka yang akan menggantikan Pasar Barito. Proyek ini merupakan bagian dari rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH).
Taman Bendera Pusaka nantinya akan menggabungkan tiga taman yang sudah ada sebelumnya, yakni Taman Leuser, Taman Ayodhya, dan Taman Langsat. Proyek Taman Bendera Pusaka tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025. *
