Aksi Erling Haaland saat derby Manchester.
MANCHESTER – Manchester City memenangi Derby Manchester jilid pertama musim ini yang berlangsung di Etihad Stadium, Minggu (14/9) malam WIB.
City langsung menggebrak setelah pluit kick off berbunyi. Erling Haaland hampir bikin gol di menit pertama saat dia menyontek umpan silang Jeremy Doku dari sisi kanan, namun bola menyamping tipis di tiang kanan gawang.
City akhirnya mampu unggul pada menit ke-18 lewat Phil Foden. Upaya Doku dalam membongkar pertahanan City dari sisi kanan diakhiri dengan crossing, yang ditanduk Foden ke sisi kanan Altay Bayindir.
Di babak kedua City masih memegang kendali permainan dan langsung menambah gol pada menit ke-53 lewat Erling Haaland.
Dua menit kemudian Haaland nyaris bikin gol kedua andaikan bola sepakannya tak membentur tiang. Bola rebound disambar Bernardo dan melebar.
Peluang pertama MU hadir pada menit ke-61 dan memaksa Gianluigi Donnarumma terbang untuk menepis bola sepakan first time Bryan Mbeumo.
Pertahanan MU yang bolong lagi-lagi jadi biang gawang mereka kebobolan ketiga kalinya. Haaland bikin gol kedua usai lolos dari perangkap offside dan melesakkannya ke tengah gawang.
Hasil ini bukan hanya menegaskan superioritas City di derby, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa tim asuhan Pep Guardiola kembali menemukan ritme terbaiknya dalam persaingan di papan atas.
Guardiola pun sangat puas. Terlebih, Guardiola menilai MU mampu memberikan perlawanan sengit pada laga ini. Meski demikian, Guardiola mengingatkan pasukannya untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.
“Kami berada dalam situasi awal musim yang tidak sepenuhnya kami prediksi, apalagi menghadapi lawan yang sangat kuat. Kami ingin tetap berada di jalur persaingan dan terus berjuang meraih gelar. Semangat para pemain luar biasa; mereka bangga mengenakan seragam ini dan ingin selalu tampil lebih baik, terlebih di hari istimewa seperti derby. Melihat para penggemar begitu bahagia adalah bagian dari tugas kami, dan itu terasa sangat special,” ujar Guardiola kepada BBC Match of the Day.
Namun ia mengakui timnya masih harus meningkatkan performa. “Masih banyak hal yang perlu kami benahi. Saat ini kami memang belum sepenuhnya menjadi tim yang solid, tetapi selangkah demi selangkah progres itu terlihat. Kemenangan ini sangat berarti karena memberi dorongan besar. United memiliki pemain-pemain fantastis dan kami tahu betapa sulitnya menghadapi mereka di sini. Menariknya, justru di Old Trafford kami sering mendapat hasil yang lebih baik,” kata manajer asal Spanyol itu.
Haaland jadi bintang kemenangan timnyaa. Ini membuktikan bahwa kota Manchester kini milik Haaland sepenuhnya. Ia juga menambah pundi gol menjadi lima dari empat laga musim ini. Hebatnya Haaland tidak hanya tajam di kotak penalti, tapi juga agresif di pertahanan sendiri.
Sepasang gol yang juga menajamkan catatan Haaland di Derby Manchester. Sejak debut di City pada 2022, Haaland sudah bikin delapan gol dari enam penampilan saja! Ini menyamai catatan gol Sergio Aguero dan sama banyaknya dengan gol yang dicetak skuad MU selama tiga tahun terakhir di laga derby.
Dia juga jadi pemain City dengan jumlah kontribusi gol terbanyak saat melawan MU, yakni 11 gol. Selain enam gol, Haaland juga menyumbang tiga assist. Pemain 25 tahun itu cuma berjarak dua gol dari pemegang rekor Ryan Giggs yang meraihnya dalam 29 pertandingan.
“Anda bisa merasakannya juga kan dari fans, kami butuh kemenangan ini. Anda selalu ingin menangi laga derby tapi Anda bisa merasakan motivasi ekstra hari ini,” ujar Haaland di BBC Sport.
Sementara Manajer MU Ruben Amorim menyayangkan ketiga gol tim lawan. Amorim menilai gol-gol tersebut seharusnya bisa dihindari. “Sangat mengecewakan ketika kalah 0-3 dari City. Jika Anda melihat ke momen pertandingan, tiga gol itu bisa kami hindari. Gol pertama, kurangnya agresivitas. Gol kedua, kami main lebih baik ketika kami memulai babak kedua, satu lemparan ke dalam, satu lawan satu dan Leny Yoro pergi ke luar alih-alih ke dalam. Gol ketiga adalah kebingungan di lapangan tengah dan Haaland punya ruang untuk masuk ke sana. Saya kira momen pertandingan bisa kami hindari,” ujar Amorim kepada BBC Radio 5 Live.***
