21 Ormas dan LSM Deklarasi Damai, Bupati Bogor Imbau Warga Tetap Beraktivitas Normal

Bupati BogorRudy Susmanto

CIBINONG (LB)- Bupati BogorRudy Susmanto berharap masyarakat tidak terpecah oleh oknum tak bertanggung jawab jika terjadi aksi demonstrasi besar di wilayahnya.

“Harapannya satu, benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan, musuh utama bangsa kita adalah perpecahan, itu adalah slogan yang sudah disampaikan para pendiri bangsa kita dari awal, maka jangan sampai kita sesama anak bangsa terpecah belah,” kata Rudy kepada wartawan, Senin (1/9).

Rudy mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap beraktivitas normal seperti biasa di tengah isu demonstrasi di kawasan pusat pemerintahan Cibinong.

Ia menekankan pentingnya menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan bijak agar masyarakat tidak termakan hoaks.

“Coba mengkonfirmasi dan verifikasi kebenarannya, baru disampaikan ke rekan yang lain, dengan kemajuan teknologi yang ada jangan sampai akhirnya kita tidak bijak dalam menyikapi beberapa hal yang rugi kan kita sendiri,” ungkapnya.

Terkait aksi unjuk rasa, Rudy menegaskan Pemkab Bogor membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, selama tidak anarkis.

“Tapi tentunya yang terpenting adalah satu, kita menolak segala bentuk tindakan anarkisme,” pungkasnya.

Deklarasi Damai

Sementara itu, sebanyak 21 organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) se-Kabupaten Bogor mendeklarasikan komitmen menjaga kondusifitas wilayah agar tetap aman dan nyaman.

Deklarasi ini dilakukan menyusul adanya isu demonstrasi yang mengarah ke wilayah Bogor, khususnya Kecamatan Cibinong sebagai pusat pemerintahan.

“Kami mendeklarasikan, yang bergabung di forum komunikasi lintas ormas dan LSM se-Kabupaten Bogor yang jumlahnya 21 ormas dan LSM di Kabupaten Bogor siap mendeklarasikan untuk menjaga kondusifitas,” kata Ketua Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bogor, Daulat Harahap.

Di hadapan Forkopimda Kabupaten Bogor, forum komunikasi lintas ormas dan LSM berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah dengan penuh tanggung jawab terhadap kepentingan masyarakat.

“Seruan moral, terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk menjaga kerukunan, toleransi, dan solidaritas sosial, menjadi teladan dalam menciptakan harmoni sosial demi terwujudnya Kabupaten Bogor yang aman, tertib, maju, dan sejahtera,” pungkas Daulat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan deklarasi 21 ormas dan LSM itu merupakan bentuk suara aspirasi yang dilindungi konstitusi.

Rudy menekankan, melalui deklarasi ini, masyarakat Kabupaten Bogor sepakat menjaga kondusifitas bersama dan menolak segala bentuk tindakan anarkis.

“Mudah-mudahan di Bogor tidak terjadi, karena kita ingin anak-anak kita masih bisa berangkat sekolah, kita ingin warga masih bisa melakukan aktivitas kegiatan ekonomi kemasyarakatan,” ujar Rudy. “Saya mewakili Pemkab Bogor, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila di era pemerintahan awal kami, dan di awal pemerintahan Presiden Prabowo belum genap satu tahun, belum bisa membahagiakan semua pihak,” tutup Rudy. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *