FOTO: Presiden Claudia Sheinbaum
MEKSIKO(LB)-Sebanyak 25 anggota Garda Nasional Meksiko tewas dalam serangkaian bentrokan sengit dengan kelompok kriminal di negara bagian Jalisco setelah tewasnya gembong narkoba paling diburu di negara itu, Nemesio Oseguera alias “El Mencho”.
Berbicara dalam konferensi pers, Presiden Claudia Sheinbaum dan Menteri Keamanan Omar Garcia Harfuch menyampaikan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memulihkan stabilitas nasional serta menjamin keselamatan warga.
“Yang terpenting sekarang adalah menjamin perdamaian dan keamanan seluruh penduduk, seluruh Meksiko,” tegas Sheinbaum, dikutip dari siaran live YouTube Times Network, Selasa (24/2).
Garcia Harfuch merinci bahwa korban dari pihak keamanan jatuh dalam enam insiden terpisah di Jalisco. Selain 25 personel yang gugur, sedikitnya 30 orang yang disebut sebagai tersangka kriminal juga tewas dalam bentrokan tersebut, serta empat lainnya di negara bagian Michoacan.
Kematian El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) memicu gelombang serangan balasan.
Dikutip dari Al-Jazeera, kelompok bersenjata mendirikan ratusan blokade jalan dan menyerang sejumlah pos keamanan, memicu ketakutan dan gangguan aktivitas masyarakat.
Seorang warga di Aguililla, Michoacan, menggambarkan intensitas pertempuran yang terjadi berulang kali.
“Awalnya terjadi baku tembak besar-besaran, lalu satu lagi, dan satu lagi. Tetapi mereka tidak bisa maju karena para tentara menghentikan mereka,” ujarnya.
Untuk mengendalikan situasi, Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla mengumumkan pengerahan tambahan 2.500 personel ke Jalisco. Pemerintah juga memastikan lebih dari 250 blokade jalan yang sempat didirikan di 20 negara bagian telah dibongkar, dan kondisi keamanan secara bertahap mulai terkendali.
Sementara itu, pengamat keamanan menilai kekerasan ini bukan sekadar aksi balas dendam, melainkan awal dari perang perebutan kekuasaan di dalam dan antar kartel.
Sepeninggal El Mencho, struktur komando CJNG terancam terpecah, membuka peluang bagi faksi internal maupun kartel rival untuk memperluas wilayah.
El Mencho selama ini dikenal sebagai figur sentral yang memegang kendali ketat atas operasi penyelundupan fentanyl, sabu-sabu, dan kokain ke Amerika Serikat. Pemerintah AS bahkan memasang sayembara 15 juta dolar AS untuk menangkapnya.
Tanpa figur pemersatu, potensi konflik horizontal di tubuh CJNG diperkirakan semakin besar dan berdampak luas terhadap stabilitas nasional.
Sementara itu, kota Guadalajara, ibu kota Jalisco, nyaris lumpuh total. Warga memilih bertahan di rumah, sekolah diliburkan, dan layanan publik terganggu. Kota ini juga menjadi sorotan karena akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026.
Kedutaan Besar AS mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya di sejumlah negara bagian terdampak, mendesak mereka tetap berada di dalam rumah.
Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan pemerintah meningkatkan koordinasi dengan otoritas negara bagian untuk meredam eskalasi.
“Kami bekerja setiap hari untuk perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko,” ujarnya dalam pernyataan di media sosial, seraya memuji peran Angkatan Darat dan Garda Nasional.
