JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada penutupan Selasa (23/12) sore, seiring pelaku pasar melakukan aksi profit taking (ambil untung) menjelang libur dan cuti bersama Natal Tahun 2025.
IHSG ditutup melemah 61,05 poin atau 0,71 persen ke posisi 8.584,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 10,77 poin atau 1,25 persen ke posisi 848,95.
Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang naik sebesar 2,32 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor teknologi yang naik masing-masing sebesar 2,16 persen dan 0,57 persen.
Sedangkan, tujuh sektor melemah yaitu sektor properti turun paling dalam sebesar 1,33 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor energi yang masing-masing turun 1,12 persen dan 1,33 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PADA, INET, MEDS, SDMU, dan ARKO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SUPA, STAR, PJHB, PAMG dan WEHA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.763.395 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 41,45 miliar lembar saham senilai Rp24,44 triliun. Sebanyak 275 saham naik, 373 saham menurun, dan 157 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 10,50 poin atau 0,02 persen ke 50.412,89, indeks Hang Seng melemah 27,62 poin atau 0,11 persen ke 25.774,14, indeks Shanghai menguat 2,61 poin atau 0,07 persen ke 3.919,97 dan indeks Strait Times menguat 27,06 poin atau 0,59 persen ke 4.637,35.***
